Pekerja Migran dari DIY Paling Banyak dari Bantul
Senin, 30 Jan 2023, 17:08 WIBBANTUL - Kabupaten Bantul pada tahun ini menduduki peringkat terbanyak pengiriman tenaga kerja ke luar negeri dibandingkan wilayah kabupaten dan kota lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dari catatan Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Yogyakarta, setiap tahunnya kurang lebih 170 tenaga kerja dari Bantul dikirim ke luar negeri.
Kepala BP3TKI, Diah Andarini, mengatakan, beberapa masalah yang sering dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di luar negeri yakni keterampilan dan sikap perilaku.
"Oleh karena itu pembinaan bagi calon tenaga kerja Indonesia menjadi penting untuk dilakukan," katanya di Bantul, Senin (30/1).
Senada dengan hal tersebut, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memandang penting hal tersebut agar pekerja dari Kabupaten Bantul dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan terlindungi, yang nantinya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul.
Guna mendukung cita-cita tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantul rencananya segera akan menjalin kerjasama dengan BP3TKI dalam penyelenggaraan pelatihan, penanggulangan masalah pekerja migran, serta upaya perlindungan. "Tenaga kerja dari Bantul ini perlu dipersiapkan karena kondisi dunia kerja yang semakin kompetitif, persaingan tidak hanya secara keterampilan, namun pekerja juga harus memiliki sikap pribadi yang baik," pungkas Halim.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Perlu Antisipasi Dini Risiko Stagflasi Global
-
Bantul Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Kebijakan dan Sistem Digital
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
IPN Gandeng Unhas dan Perusahaan Tiongkok, Targetkan Produksi Padi 12 Ton per Hektare
-
Kualitas Data Sosial Masih Hadapi Tantangan Serius
-
Pemkot dan Pemda DIY Perkuat Digitalisasi Pelayanan Pajak Kendaraan
-
Serat Palilah Diserahkan, Warga Pedak Baru Bantul Dapat Kepastian Tinggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.