Lembaga Kursus Bisa Jangkau Daerah Tertinggal

Jumat, 20 Jan 2023, 16:15 WIB

JAKARTA - Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wartanto, mengatakan lembaga kursus bisa menjangkau daerah tertinggal. Hal ini dalam rangka memberikan program pelatihan sebagai bagian dari pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Layanan bisa menyentuh daerah-daerah kemiskinan ekstrem. Jadi lembaga kursus bisa menyentuh ke pulau-pulau yang membutuhkan," ujar Wartanto, dalam Peluncuran Program Kecakapan (PKK) Kerja dan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) 2023 secara daring, Jumat (20/1).

Ket. Foto: Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wartanto, dalam Peluncuran Program Kecakapan (PKK) Kerja dan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) 2023 secara daring, Jumat (20/1). — Sumber: istimewa

Dia mengatakan, pihaknya mendorong lembaga kursus untuk menjemput bole ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Dengan adanya inovasi PKK dan PKW 2023 ini, diharapkan akses pendidikan kursus dan pelatihan semakin merata di semua daerah di Indonesia.

"Tahun ini ada inovasi baru. Setelah evaluasi, banyak daerah pedalaman dan kepulauan belum bisa menikmati PKK dan PKW karena sulit mencari lembaga penyelenggara," jelasnya.

Wartanto mengungkapkan, sampai tahun 2022 ini, lulusan program PKK sudah 60 persen terserap dunia kerja. Sedangkan, lulusan PKW sudah 70 bpersen membuka usaha.

Tahun ini sebanyak 11.700 pelamar PKK dan 7.900 pelamar PKW. Pihaknya berharap program yang diusulkan benar-benar sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta mendorong wirausaha. "Dengan terbatasnya sasaran alokasi, akan terjadi semacam persaingan sangat ketat," tandasnya.

Pembelajaran Fleksibel

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, menerangkan, kursus dan pelatihan merupakan pembelajaran fleksibel dan sesuai kebutuhan. Hal tersebut sesuai agenda transformasi pendidikan agar bisa menghasilkan SDM unggul.

"Pendidikan kursus dan pelatihan sangat dibutuhkan yang tidak dapat berada di bangku sekolah di usianya. Ini agar kita lebih produktif," katanya.

Kiki menambahkan, PKK mendorong adanya pelatihan berorientasi pengembangan dan keterampilan kerja. PKW mendorong lulusannya membuka lapangan kerja bagi yang lain. "Kursus dan pelatihan laboratorium untuk menyiapkan SDM unggul dan menghadapi tantangan lain," terangnya.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, menilai prorgam PKK dan PKW 2023 relevan dengan masa depan para siswa yang tidak mengenyam pendidikan sekolah. Kursus dan pelatihan merupakan solusi jangka pendek atas masalah yang dihadapi seperti krisis ekonomi akibat Covid-19.

"Ini membantu keluarga prasejahtera yang membutuhkan akses pendidikan untuk meningkatkan keterampilan di kemudian hari," jelasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.