PAUD Harus Bebas Segala Kekerasan
Selasa, 17 Jan 2023, 01:20 WIBJAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menegaskan, satuan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus bebas dari segala bentuk kekerasan. PAUD harus menjadi lingkungan belajar yang menyenangkan dan inklusif.
"Sejak pertama kali kami meluncurkan Merdeka Belajar, saya menekankan bahwa sistem kita harus bebas dari 3 dosa besar, meliputi perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual," ujar Nadiem, dalam Webinar dan Workshop Pendidikan Anti Kekerasan di Satuan PAUD Senin (16/1).
Nadiem menerangkan, kekerasan di lingkungan pendidikan menjadi perhatian utama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, mengingat hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap proses belajar anak. Menurutnya, anak-anak yang mengalami kekerasan akan mengalami trauma berkepanjangan.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menekankan pentingnya menyusun strategi dalam memberikan pendidikan antikekerasan terhadap anak usia dini. Pasalnya, anak termasuk dalam kelompok yang rentan mengalami kekerasan dan eksploitasi.
Dia menambahkan, guru dan orang tua dapat menyosialisasikan nilai-nilai antikekerasan pada anak usia dini. Berbagai cara dapat dilakukan seperti bercerita atau mendongeng, melalui alat permainan, maupun melalui musik.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Padukan Boga Bahari dan Daging dengan Filosofi "Mar i Muntanya" Dalam Hidangan Spanyol
-
Awas waspada! Disnaker Mataram Ingatkan Pekerja Hoaks Pencairan BSU Rp600 Ribu Jelang Lebaran
-
Dukungan APBN untuk pembangunan rumah tahun 2026
-
PLN Goes To School, Ciptakan Generasi Peduli Listrik
-
Wabah PMK Serang Ternak di Magetan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.