Pemkab Temanggung Terus Dorong Program Smart City Lewat Aplikasi
Minggu, 08 Jan 2023, 11:42 WIBPemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung berhasil meraih peringkat keempat dalam Penilaian Evaluasi Smart City se-Indonesia. Adapun Pemkab Temanggung mendapatkan nilai Evaluasi Implementasi Smart City 3,11 pada tahun 2022.
Nilai Evaluasi Implementasi Smart City yang didapatkan Pemkab Temanggung membuat posisinya tepat berada di bawah Kota Surabaya yang meraih nilai 3,41. Kemudian, di posisi kedua diisi Kabupaten Wonogiri yang mendapatkan nilai 3,31 serta Kabupaten Karanganyar dengan nilai 3,15 di posisi ketiga.
Seperti diketahui, Pemkab Temanggung terus mendorong implementasi Program Smart City melalui sejumlah aplikasi. Adapun implementasi Program Smart City yang dilakukan Pemkab Temanggung antara lain aplikasi TEBAS (Temanggung Bebas Sampah) yang dapat diakses melalui Android, Inovasi Shibiru (Pewarna Batik Ecoprint Smart Living), Program Sabuk Gunung, aplikasi Temanggung Gandem, SiDEDI (Sistem Informasi Desa Digital), Temanggung Gandem Pol, Pelayanan Adminduk Dindukcapil, dan aplikasi lain yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung, Samsul Hadi mengatakan, Program Smart City memiliki dampak positif terhadap kemajuan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Menurutnya, Pemkab Temanggung menjadi daerah yang telah mengambil peran dalam implementasi Program Smart City sejak dua tahun lalu.
"Sebagaimana kita ketahui, bahwa Program Smart City memang diinisiasi oleh Kementrian Kominfo untuk mendorong kabupaten/kota di seluruh Indonesia menjadi kota cerdas. Kabupaten Temanggung di tahun 2021 kemarin sudah mengambil peran untuk tahap awal, yaitu disusunnya Master Plan Smart City. Kemudian di tahun 2022 ini adalah tahun pertama implementasi. Implementasi ini tentu masih dalam pengawalan dari Kementerian melalui self assessment dengan mengisi aplikasi base data yang diperlukan," ujar Samsul Hadi.
Lebih lanjut, Samsul Hadi menyampaikan bahwa tidak ada pemberian penghargaan khusus seperti tahun sebelumnya meski mendapatkan peringkat atas. Ia berharap hasil Penilaian Evaluasi Smart City tahun ini bisa memberikan motivasi Pemkab Temanggung menjadi yang terbaik ke depannya.
"Namun demikian, berdasarkan info yang kami terima dari Kementerian tidak serta-merta memberikan penghargaan di tahun ini. Jadi semua program Smart City ini tidak diberikan penghargaan secara khusus seperti tahun 2021. Kita berharap evaluasi di tahun berikutnya kita bisa menjadi yang terbaik," tutur Samsul Hadi.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Seluruh Pelayaran dari Kupang NTT
-
Gorontalo Utara Dorong Konsep Desa Wisata KAT Didingga
-
Pramono Bongkar JPO Viral "Love-Hate" di Rasuna Said, Ini Alasannya
-
Korsel Denda TikTok Rp126,5 Miliar, Ini Penyebabnya!
-
Kecelakaan KA Bekasi, Menaker Pastikan Hak Korban Tak Terabaikan
-
Hari Anak Nasional, Beri Bocah Ruang Berkreasi agar Berkembang Optimal
-
Mulai 1 Agustus, Pemprov DKI Jakarta Tinggalkan Open Dumping di TPST Bantargebang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.