Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Seluruh Pelayaran dari Kupang NTT

Minggu, 26 Jul 2026, 11:28 WIB

KUPANG - PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Kupang membatalkan seluruh pelayaran dari Kupang ke sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat cuaca buruk yang melanda daerah tersebut.

“Hari ini semua penyeberangan dari Kupang dibatalkan pelayarannya, karena cuaca buruk,” kata Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Ramlan Iyang di Kupang, Minggu.

Ket. Foto: Sejumlah kapal Ferry berlabuh di pelabuhan ASDP di Bolok, Kupang. — Sumber: ANTARA

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan ASDP Cabang Kupang melalui akun resminya menyampaikan "sehubungan dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, dengan ini kami sampaikan kepada pengguna jasa bahwa jadwal pelayanan penyeberangan ASDP dari Kupang pada Minggu (26/7) dibatalkan untuk semua lintasan".

Pria yang biasa disapa Alan itu mengatakan lintasan pelayanan dari Kupang akan kembali diberangkatkan kembali apabila cuaca kembali bersahabat.

Dia menyebutkan sejumlah pelayanan yang dibatalkan itu, antara lain Kupang-Hansisi (pulau Semau), Kupang-Rote Ndao dan Kupang-Larantuka (Flores Timur).

Alan mengatakan pembatalan itu juga dilakukan setelah adanya imbauan larangan berlayar dari pihak Kesyahbandaran Kupang.

“Ada imbauan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) terkait larangan berlayar, karena cuaca buruk,” tambah dia.

Karena itu, dia berharap agar penggunaan jasa kapal-kapal ASDP memaklumi hal tersebut, karena pembatalan tersebut demi keselamatan penumpang.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Stasiun Tenau mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan NTT.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tenau Kupang Salsabila Ardian mengatakan tinggi gelombang 1.25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Sape bagian Selatan, Perairan Utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores serta Perairan Selatan Alor.

Kemudian, ketinggian gelombang 2.5 meter hingga 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan Utara Sabu Raijua dan Perairan Selatan Sabu Raijua.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Rp64.100 Per Kg, Telur Ayam Rp28.800 Per Kg

Perjalanan Rahasia 8 Jam Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Pertemuan Soal Ukraina?

Karhutla di Tegal Arum dan Guntung Damar Ancam Lahan Sayur Warga.

Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja ke Forum ASEAN.

Serena Williams dan Carlos Alcaraz Tersingkir di Perempat Final Ganda Campuran US Open

Pemprov DKI Perluas Transplantasi Karang di Empat Pulau Kepulauan Seribu

PKL Dilarang Jualan di Bahu Jalan Kramat Jati, Pemkot Jaktim Bertindak Tegas!

Liga Champions: Gila! Celtic Buang Keunggulan 4 Gol, LASK Lakukan Comeback Fantastis

Peserta Muktamar NU Akan Menggunakan Kartu Berbasis Cip untuk Akses ke Arena

100 CCTV Dipasang di Sekitar Lokasi Muktamar NU Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas

Permintaan Tinggi Disertani Mahalnya Pakan, Kerek Harga Ayam di Temanggung

Berikut 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek yang Tersedia pada Rabu (26/8)

UMKM Jayapura Terbantu Perayaan Festival Danau Sentani yang Jadi Magnet Turis

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Jakarta Cerah pada Rabu Pagi

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes Sabet Gelar Pemain Terbaik PFA Musim 2025/2026

Warga Jadikan Telur sebagai Lauk Alternatif di Tengah Kenaikan Harga Pangan

Supercar Listrik China Mulai Menggila, Bos Lamborghini Justru Beri Pernyataan Mengejutkan

Permintaan Tinggi, Harga Telur Pun Ikut Naik di Gorontalo

Produksi Kopi Terus Dikembangkan Pemkot Sawahlunto

Kemarau Panjang Ancam 800 Ha Tanaman Padi di Tanah Bumbu, Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.