Awal 2023 Rupiah Menguat 78 Poin Seiring Meningkatnya PMI Manufaktur

Senin, 02 Jan 2023, 10:30 WIB

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal 2023 bergerak menguat seiring meningkatnya Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia

Rupiah pagi ini menguat 78 poin atau 0,5 persen ke posisi Rp15.495 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.573 per dolar AS.

"Pengumuman Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang disebutkan mengalami peningkatan dari periode sebelumnya mendorong penguatan rupiah," kata Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Revandra Aritama saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/1).

PMI Manufaktur adalah indeks yang mengukur pertumbuhan industri manufaktur suatu negara. Jika nilainya di atas 50, maka industri manufaktur mengalami ekspansi.

PMI Manufaktur indonesia pada Desember 2022 tercatat pada level 50,9, sedangkan pada sebelumnya ada di level 50,3 yang artinya pertumbuhan industri manufaktur Indonesia mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

Hal itu berbanding terbalik dengan PMI Manufaktur AS yang justru berada di level 46,2 yang berarti industri manufaktur AS mengalami kontraksi.

Sentimen lain yang memberi pengaruh terhadap dolar adalah kekhawatiran terhadap penyebaran virus COVID-19 seiring dengan dilonggarkannya kebijakan karantina oleh Tiongkok.

"Sehingga wisatawan dapat mulai kembali masuk dan keluar dari Tiongkok yang beberapa waktu lalu sempat kembali mengalami krisis terkait dengan penyebaran COVID," ujar Revandra.

Revandra memperkirakan hari ini rupiah berpotensi menguat ke arah Rp15.500 per dolar AS dengan potensi pelemahan Rp15.650 per dolar AS.

Sementara itu Tim Riset Monex Investindo Futures menilai dolar AS diproyeksikan melemah dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari Federal Reserve (Fed) pada masa depan

Namun kenaikan dapat terbatas dibalik kekhawatiran pasar terhadap memburuknya ketegangan antara Rusia dengan Ukraina.

Pada Jumat (30/12) lalu rupiah menguat 85 poin atau 0,54 persen ke posisi Rp15.573 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.658 per dolar AS.

Ket. Foto: Lembaran uang Rp100 ribu. — Sumber: antara

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.