Cegah Jatuh Korban, Bupati Cianjur Tunggu Masukan dari BMKG untuk Daerah Bebas Hunian Usai Gempa
Kamis, 01 Des 2022, 00:11 WIBJakarta - Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya masih menunggu proses penilaian termasuk dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait daerah mana saja yang tidak dapat dibangun kembali hunian usai gempa M5,6 di wilayah itu.
"Data-data yang akan menempati tempat relokasi saat ini kami masih menunggu timassesmentdan juga menunggu dari BMKG daerah mana saja yang tidak diperkenankan untuk membangun kembali rumah hunian," ujar Bupati Herman Suherman dalam konferensi pers diikuti virtual dari Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah melakukan aksi di titik relokasi di Desa Sirnagalih di Kecamatan Cilaku dan dalam waktu dekat diharapkan dapat membuat rumah percontohan.
Jika pihaknya sudah memiliki data terkait wilayah mana saja yang tidak dapat membangun kembali rumah, Herman memastikan akan mengeluarkan surat keputusan penempatan setidaknya untuk 200 unit di Desa Sirnagalih.
Mengenai keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Sembung yang dekat dengan Desa Sirnagalih, Bupati Cianjur memastikan TPA itu akan dialihkan ke Kecamatan Cikalongkulon.
"Ini (titik relokasi) berjauhan dan ini diapit oleh Dinas Lingkungan Hidup dengan sekolah pertanian dan menghadap jalan semuanya, relatif aman. Ini sudah mendapat rekomendasi dari BMKG sehingga aman tidak akan terjadi longsor dari timbunan sampah karena lokasi berjauhan," kata Herman.
Sampai dengan 30 November 2022, telah terverifikasi 17.864 rumah masuk dalam kerugian materiil. Rinciannya adalah 4.376 rumah rusak berat, 5.306 rumah rusak sedang dan 8.182 rumah rusak ringan.
Berita Terkait:
-
Indonesia Jadi Incaran Investasi Data Center, ESI Ingatkan Soal Listrik dan Energi Bersih
-
PT PP Properti Tbk (PPRO) Meraih Penghargaan Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media
-
Polda Metro Jaya Tetapkan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai Tersangka Laka Maut dengan KRL di Bekasi, Ini Alasannya!
-
Pengiriman Dua Mobil Damkar dan APD untuk Mengatasi Karhutla di Kalsel
-
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya!
-
Como vs RB Leipzig: Tim Debutan Liga Champions Tantang Semifinalis 2020
-
Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.