- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kamboja-Tailan Sepakati La...
Kamboja-Tailan Sepakati Langkah Bangun Kepercayaan demi Atasi Sengketa Maritim
Rabu, 21 Okt 2026, 17:50 WIBDEN HAAG â Kamboja dan Tailan menyepakati sejumlah langkah untuk membangun kepercayaan guna menyelesaikan sengketa maritim antara kedua negara. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan konsiliasi yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dilansir The Star, Rabu (21/10).
Komisi Konsiliasi berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) menyelesaikan pertemuan lima hari keduanya pada Minggu, 18 Oktober 2026. Pertemuan yang digelar di Den Haag, Belanda tersebut dihadiri oleh perwakilan Kamboja dan Tailan.
Pertemuan tersebut bertujuan mencari penyelesaian atas klaim maritim yang tumpang tindih antara kedua negara. Kedua pihak sepakat memperkuat rasa saling percaya untuk memfasilitasi penyelesaian sengketa yang adil dan bersahabat sesuai dengan hukum internasional.
Komisi Konsiliasi mendorong Kamboja dan Tailan untuk melaksanakan langkah-langkah yang telah disepakati secara menyeluruh dan efektif. Komisi menilai pelaksanaan kesepakatan tersebut penting untuk memajukan proses konsiliasi.
Kedua negara mengakui hak masing-masing untuk menyampaikan pernyataan guna melindungi hak-hak sah mereka. Pernyataan tersebut juga dapat digunakan untuk mengoreksi informasi faktual yang keliru dan disinformasi.
Selain itu, Komisi mencatat bahwa sejumlah langkah yang sebelumnya disepakati kedua negara belum sepenuhnya dilaksanakan. Komisi mendesak Kamboja dan Tailan memenuhi komitmen tersebut guna menciptakan suasana yang mendukung perundingan konstruktif.
Proses konsiliasi akan berlanjut melalui pertemuan ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 24â27 November di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan kesepakatan dan memperkuat upaya kedua negara dalam menyelesaikan sengketa maritim secara damai. ils/I-1
- Sengketa Maritim
- UNCLOS
- Konflik Thailand-Kamboja
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KPPN Kudus Buka Layanan CSO Tekan Kesalahan Administrasi Pencairan Dana Desa
-
BPN Peringatkan Warga, Urus Tanah Jangan Lewat Perantara
-
Trump Ragukan Kesepakatan Meski Tinjau Proposal 14 Poin Teheran
-
Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Indonesia Timur: Ini Progres Pembangunan Bendungan Manikin di Kupang
-
Asuransi Usaha Tani Padi Dinilai Jadi Opsi Lindungi Risiko Gagal Panen Petani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.