Preview Piala Dunia 2022: Inggris vs Amerika Serikat

Jumat, 25 Nov 2022, 08:20 WIB

JAKARTA - Inggris berusaha memenangkan pertandingan ini agar segera lolos ke babak knockoutsetelah dalam pertandingan pertama membantai Iran 6-2. Amerika Serikat juga memburu kemenangan agar langkah terakhir menghadapi Wales tidak terlalu dituntut untuk menang.

Kedua negara akan bertemu Sabtu dini hari WIB di Al Khor dalam pertandingan kedua mereka di Grup B.

Inggris belum pernah mengalahkan Amerika Serikat dalam setiap pertemuannya dalam Piala Dunia karena kalah pada 1950 dan imbang 1-1 dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Namun mereka akan masuk gelanggang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang besar 6-2 atas Iran yang merupakan skor terbanyak dalam turnamen ini sejauh ini selain Spanyol yang mencukur Kosta Rika 7-0.

Mereka akan kembali menantikan kecemerlangan pemain-pemain mudanya, khususnya Jude Bellingham yang masih berusia 19 tahun dan Bukayo Saka yang berumur 21 tahun. Keduanya mencetak gol saat memperdaya Iran pada pertandingan pertama.

Namun Inggris akan sangat berhati-hati menghadapi skuad Amerika Serikat yang dilatih Gregg Berhalter. Lawannya ini juga dihuni mayoritas pemain muda dengan rata-rata usia 25 tahun yang membuat AS menjadi skuad termuda kedua setelah Ghana dalam Piala Dunia 2022.

Di antara pemain muda AS yang tampil menawan dalam laga pertama adalah Timothy Weah, putra legenda Liberia, George Weah, yang mencetak gol AS saat menghadapi Wales. Kemudian Sergino Dest yang berusia 22 tahun dan Yunus Musah yang masih berumur 19 tahun.

Setelah gagal mengikuti putaran final Piala Dunia 2018, Berhalter mengalihkan perhatian kepada pemain-pemain muda, bahkan saat menghadapi Wales dia menurunkan 11 debutan Piala Dunia.

Sementara itu, Gareth Southgate kesal timnya kebobolan pada saat-saat terakhir ketika melawan Iran, walaupun tak bisa dipungkiri dia berbesar hati karena lima pemainnya mencetak gol dan mendapati fakta bahwa sejauh ini Inggris, selain Spanyol dan Prancis, adalah tim-tim yang tampil paling mengesankan dalam Piala Dunia ini.

Southgate tahu pasti Amerika Serikat tidak berada pada level yang sama dengan Iran sehingga Inggris tetap harus bersiap lebih baik lagi. Apalagi Amerika Serikat memiliki dua pemain Liga Inggris yang hafal gaya sepak bola Inggris. Keduanya adalah striker Chelsea Christian Pulisic dan Brenden Aaronson yang membela Leeds United.

"Kami harus lebih baik dari sebelumnya (saat melawan Iran) karena Amerika Serikat akan menghadapi kami dengan kecepatan penuh. Kami harus menata ulang," kata Southgate seperti dikutip Reuters.

Inggris yang memenangkan delapan dari 11 pertemuan sebelumnya dengan Amerika Serikat, agak mengkhawatirkan situasi cedera yang diderita Harry Kane. Tapi kemungkinan besar Kane dipasang lagi, sedangkan bek Kyle Walker kini bisa dimainkan membela Inggris.


Prediksi Sebelas Pemain Pertama

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kieran Trippier, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw; Declan Rice, Jude Bellingham; Bukayo Saka, Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane

Amerika Serikat (4-3-3): Matt Turner; Sergino Dest, Walker Zimmerman, Tim Ream, Antonee Robinson; Weston McKennie, Tyler Adams, Yunus Musah; Timothy Weah, Josh Sargent, Christian Pulisic


Skenario Pertandingan

Inggris mendapatkan kabar baik bahwa cedera yang diderita kapten Harry Kane ternyata tidak parah. Untuk itu dia akan kembali dimainkan di depan trio serang lainnya dalam formasi 4-2-3-1.

Kane kembali menjaditarget mantepat di depan Raheem Sterling yang setiap saat menjadi peneror manakala lini belakang Amerika Serikat tersita perhatiannya kepada Kane.

Kapten timnas Inggris itu juga akan mendapatkan bantuan dari kedua sayap serangnya yang akan kembali ditempai Mason Mount di kiri dan Bukayo Saka di kanan. Kedua pemain ini juga bisa bermanuver menyilang jika diperlukan.

Tepat di belakang mereka gelandang muda Jude Bellingham siap menopang serangan mereka, sementara rekannya sesama gelandang tengah, Declan Rice, akan lebih sering membantu pertahanan. terutama ketika Inggris membaca Amerika hendak menyerang.

Luke Shaw dan Kieran Trippier juga tetap menempati posnya masing-masing di sayap pertahanan. Bukan saja untuk melindungi lini tengah dari sisi lapangan, tetapi juga membantu serangan dari kedua sayap.

Di jantung pertahanan Gareth Southgate tetap mempertahankan duet bek tengah John Stones dan Luke Shaw, sekalipun mendapatkan kabar bahwa Kyle Walker sudah bugar dan siap untuk diturunkan. Sedangkan Jordan Pickford tak tergantikan sebagai penjaga gawang Three Lions.

Menghadapi tim Inggris yang terlihat kokoh di tengah dan di belakang, serta tajam di depan, seperti terlihat saat melawan Iran, Amerika Serikat menolak memasang formasi defensif.

Sebaliknya mereka juga memasang formasi menyerang yang bertumpu kepada pemain-pemain muda yang bergerak cepat, dalam formasi 4-3-3.

Trio gelandang yang terdiri dari Weston McKennie, kapten Tyler Adams dan Yunus Musah siap mengimbangi superioritas lini tengah Inggris

Adams yang bermain di Liga Inggris bersama Leeds United itu akan berada di depan duo bek tengah Tim Ream dan Walker Zimmerman. Sebaliknya McKennie dan Musah lebih berperan sebagai pembuka serangan.

Kedua sayap pertahanan Amerika akan diisi dua pemain lainnya, yakni bek kanan Sergino Dest dan bek kiri Antonee Robinson.

Dest dan Robinson juga akan bermanuver dari kedua sisi lapangan guna membantu serangan bersama dengan keduawingerAmerika, yakni Timothy Weah dan Christian Pulisic. Sedangkan Josh Sargent akan berada tepat di antara Weah dan Pulisic.


Statistik Penting Kedua Tim

Sebelum ini kedua tim sudah sebelas kali bertemu. Inggris mendominasi pertemuan-pertemuan ini dengan mencatat delapan kemenangan dan dua kali kalah, sedangkan sisanya seri.

Amerika Serikat mengikuti lagi putaran final Piala Dunia dalam delapan tahun terakhir.

Bek DeAndre Yedlin adalah satu-satunya pemain dalam skuad Amerika yang pernah merasakan atmosfer putaran final Piala Dunia.

Inggris mengalahkan Iran 6-2 dalam pertandingan pembuka, sedangkan Amerika Serikat bermain seri 1-1 melawan Wales.

Inggris sudah 16 kali masuk putaran final Piala Dunia dan membuat pencapaian terbaik pada 1966 dengan menjadi juara

Inggris memenangkan delapan dari 10 pertandingan kualifikasi dengan mencetak 39 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Amerika Serikat finis urutan ketiga di bawah Kanada dan Meksiko dalam kualifikasi Piala Dunia zona Amerika utara, tengah dan Karibia atau Concacaf.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.