Ukraina, Spanyol, dan Portugal Siap Gelar Piala Dunia 2030
Jumat, 07 Okt 2022, 02:37 WIBNYON - Ukraina yang tengah berperang akan bergabung Spanyol dan Portugal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Demikian diumumkan presiden dari asosiasi sepak bola tiga negara itu Rabu (5/10) waktu setempat. Proposal asli diumumkan dua tahun lalu dan diperbarui oleh dorongan politik, invasi Rusia ke Ukraina.
"Markas institusional ada di Madrid. Markas administratif di Lisbon. Sekarang delegasi Ukraina akan bersatu dengan kami," ujar Presiden Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales. "Dalam beberapa bulan mendatang, kami segera bekerja bersama-sama," sambungnya. RFEF yang menyelenggarakan Piala Dunia 1982 mengatakan, gagasan itu didukung presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
RFEE menyatakan, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol dan Portugal (FPF) telah memasukkan Asosiasi Sepak Bola Ukraina (UAF) ke dalam proposal untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2030. Dengan dukungan penuh Aleksander Ceferin, tawaran Iberia menggabungkan federasi yang diketuai oleh Andriy Pavelko untuk membangun jembatan dan memproyeksikan pesan persatuan, solidaritas, dan kemurahan hati seluruh sepak bola Eropa.
Portugal menyelenggarakan Piala Eropa 2004, sedangkan Ukraina menjadi tuan rumah bersama dengan Polandia Euro 2012. FPF menambahkan, tawaran tuan rumah bersama bertujuan untuk berkontribusi melalui kekuatan sepak bola bagi pemulihan negara yang sedang menjalani rekonstruksi.
Pengumuman kali Ini mengikuti hal sama yang dilakukan seorang pejabat Mesir bahwa negara itu, Yunani dan Arab Saudi sedang dalam pembicaraan untuk bersama-sama menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Pada bulan Agustus, Uruguay, Argentina, Cile, dan Paraguay juga mengumumkan tawaran menjadi tuan rumah bersama.
Piala Dunia 2030 menandai seratus tahun ajang tersebut sejak Piala Dunia pertama digelar di Uruguay. Karena itulah Uruguay berharap menggelar kembali pesta sepak bola terbesar di dunia. Edisi 2026 telah diberikan kepada Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. Lebih dari setengah dari 21 putaran final Piala Dunia berlangsung di Eropa. Akhir tahun ini Qatar akan menjadi tuan rumah putaran final. Ini pertama kali digelar di Timur Tengah. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Paus Leo XIV Berikan Komentar Jelang Bergulirnya Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Kota Pekalongan Percepat Vaksinasi Campak pada Tenaga Kesehatan
-
Perenang Russia dan Belarusia Kembali Diizinkan Tampil dengan Bendera Nasional
-
Perluas Jaringan ke Tiongkok, Vietjet Buka 5 Rute Baru dan Tambah 10 Pesawat Comac C909
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Buntut Pembatasan TPA Suwung, 400 Truk Sampah Lakukan Aksi Damai di PPLH KLH
-
Gemas! Adidas Luncurkan Jersey Piala Dunia untuk Anabul
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.