Selama Piala Dunia, Qatar Kurangi Jam Kerja dan Sekolah agar Jalanan Tak Macet
Kamis, 06 Okt 2022, 07:51 WIBJAKARTA - Qatar pada Rabu (5/10) mengumumkan bahwa jumlah jam kerja kantor pemerintahan maupun jam belajar sekolah akan dipangkas guna mengurangi kemacetan sebelum dan selama Piala Dunia 2022.
Dengan lebih dari satu juta orang diperkirakan bakal menghadiri Piala Dunia pada 20 November hingga 19 Desember, pemerintah Qatar berupaya menjaga lalu lintas tetap terkendali di sekitar delapan stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan.
Otoritas setempat paling khawatir pada dua pekan pertama Piala Dunia ketika jumlah pengunjung asing mencapai puncaknya karena masih ada 32 negara partisipan yang menjalani pertandingan.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan bahwa setelah melakukan pertemuan kabinet, diputuskan hanya 20 persen dari total jumlah pegawai pemerintah yang diperkirakan akan tetap bekerja di kantor mulai 1 November sampai 19 Desember dengan waktu bekerja hanya empat jam dalam sehari.
Jam belajar sekolah juga akan mulai dikurangi pada 1-17 November. Jam sekolah bakal dimulai pukul 07.00 pagi dan berakhir hingga tengah hari. Para pelajar selanjutnya akan mendapat jatah libur pada 19 November hingga 22 Desember, demikian AFP.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Buntut Pembatasan TPA Suwung, 400 Truk Sampah Lakukan Aksi Damai di PPLH KLH
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Paus Leo XIV Berikan Komentar Jelang Bergulirnya Piala Dunia 2026
-
Gemas! Adidas Luncurkan Jersey Piala Dunia untuk Anabul
-
Hati-hati, Pertambahan Populasi RI Sudah Melampaui Pertumbuhan Warga Dunia
-
Kemenpar Percepat Pengembangan Pariwisata Terpadu di Danau Toba
-
Perluas Jaringan ke Tiongkok, Vietjet Buka 5 Rute Baru dan Tambah 10 Pesawat Comac C909
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.