Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Lakukan Penelitian Antibodi Jelang HUT Kemerdekaan RI, Ada Apa Sebenarnya?

📅 Senin, 04 Jul 2022, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Lakukan Penelitian Antibodi Jelang HUT Kemerdekaan RI, Ada Apa Sebenarnya? Doc: antarafoto
Ket. Menkes Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah kembali melakukan penelitian antibodi tubuh terhadap virus atau sero survei guna mengambil kebijakan tepat menjelang HUT Kemerdekaan RI pada Agustus mendatang.

"Untuk bisa mengambil kebijakan lebih tepat terutama di bulan Agustus-September karena kita ada HUT Kemerdekaan RI, kita akan jalankan sero survei yang ketiga yaitu mulai hari ini," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers terkait evaluasi PPKM yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Senin (4/7).

Menkes menjelaskan bahwa sero survei akan dilakukan mulai Senin (4/7), dan diharapkan dalam sebulan ke depan, hasil penelitian antibodi tubuh terhadap virus tersebut dapat terlihat agar pemerintah dapat mengambil kebijakan mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi menjelang HUT Kemerdekaan RI.

Hasil sero survei sebelumnya pada Maret 2022 menunjukkan bahwa antibodi masyarakat Indonesia mencapai 99,2 persen dengan antibodi level sekitar 3.000-4.000.

Hasil tersebut meningkat dibandingkan dengan penelitian pada Desember 2021 yang menunjukkan antibodi baru dimiliki 88 persen populasi masyarakat Indonesia dengan level 400-500.

Menkes menjelaskan bahwa kasus Covid-19 dengan varian Omicron subvarian BA4 dan BA5 di Indonesia saat ini sudah mencapai lebih dari 80 persen dari varian yang sudah dilakukan "genome sequence".

Bahkan di DKI Jakarta, jumlah kasus varian BA4 dan BA5 sudah mencapai 100 persen.

Di sisi lain, meskipun terdapat kenaikan jumlah kasus, mulai terjadi pelandaian karena antibodi masyarakat Indonesia yang masih tinggi.

"Indonesia bisa landai dengan jumlah kasus yang jauh lebih rendah hanya 4-5 persen dibandingkan puncak sebelumnya. Negara-negara lain puncaknya sampai 30 persen. Salah satu hal yang menjelaskan karena sero survei terakhir di bulan Maret menunjukkan antibodi kita masih tinggi," kata Menkes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.