Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penelitian Terkait Kodam Jaya Antar Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Raih Gelar Doktor

📅 Minggu, 12 Jun 2022, 16:02 WIB | Oleh:
Penelitian Terkait Kodam Jaya Antar Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman Raih Gelar Doktor Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dalam Sidang Terbuka Doktor Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti, di Jakarta, Sabtu (11/6).

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memaparkan penelitiannya terkait Kodam Jaya dari segi kepemimpinan. Penelitian tersebut dalam bentuk disertasi program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta.

"Keberhasilan Kodam Jaya menentukan keberhasilan pada skala nasional. Yang terjadi saat ini di jakarta akan berpengaruh pada Kodam lainnya dan sangat berpengatuh terhadap situasi dan kondisi bangsa," ujar Kasad, dalam Sidang Terbuka Doktoral, di Universitas Trisakti Jakarta, Sabtu (11/6).

Dia menjelaskan, Kodam Jaya memilili tugas yang sanyat kompleks dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. Dalam pelaksaan tugas dituntut untuk menjaga stabilitas keamanan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Dia menambahkan, lingkup tugas Kodam Jaya 60 persen melaksanakan tugas vvip dalam pengamanan Presiden dan Wapres. Sedangkan, 40 persen melaksanakan kegiatan-kegiatan di wilayah Kodam Jaya.

"Dalam melalsanakan tugas yang kompleks tersebut, maka diperlukan gaya kepemimpinan yang sesuai didukung oleh management SDM yang sesuai dengan Kodam Jaya," katanya.

Lebih lanjut, Dudung menerangkan, praktinya selama menjadi Pangdam Jaya menjadi pengalaman empiris dalam menyusun disertasi. Adapun disertasinya berjudul Pengaruh Leadership Strategic Style dan Green Human Resource Management terhadap Management Performance Kodam Jaya yang Dimediasi Oleh Teamwork Management.

Dia mengatakan, hubungan yang bagus antar empat variabel tersebut mampu melahirkan organisasi dan sumber daya manusia (SDM) yang baik dalam menyelesaikan. Sedikitnya, ada dua karakter pemimpin yang mampu menggugah kinerja SDM.

"Ciri pemimpin harus berani ambil keputusan. Kalau keputusan benar berarti bagus, kalau salah lebih bagus daripada tidak berani sama sekali," katanya.

Dia mencontohkan, keputusannya sebagai Pangdam untuk menurunkan baliho-baliho FPI saat itu. Menurutnya, tindakan tersebut sesuai dengan arahan dan masih dalam koridor pelaporan kepada pihak-pihak terkait.

Kedua, adalah pemimpin yang mencintai keluarganya dalam hal ini SDM di organisasi. Dia mencontohkan, dalam mengambil setiap keputusan di Kodam Jaya, dia melibatkan eselon dan perajurit sebab mereka yang akan terdampak langsung oleh kebijakan.

"Pemimpin akan membangun teamwork baik. Tidak ada ketegangan, marah-marah, murka, tidak ada penekanan-penekanan. Justru dengan kedekatan-kedekatan empati bagus maka perajurit akan melaksanakan tugas baik, dan teamwork solid," katanya.

Dia mengungkapkan, hasil penelitian meninjukkan, gaya kepemimpinan strategis manajemen SDM yang dimediasi oleh teamwork mampu meningkatkan performa organisasi. Dimensi paling dominan adalah pada keberanian pengambilan keputusan dan juga keberadaan pemimpin yang diidamkan, dihormati, diharapkan, diidolakan, dikagumi, dan dicintai oleh anggotanya. "Sehingga mampu memberikan motivasi, keadilan serta semangat yang luar biasa," tandasnya.

Dengan penelitiannya itu, Jenderal Dudung menjadi Doktor ke-574 di Universitas Trisakti. Rektor Universitas Trisakti, Kadarsyah Suryadi, mengaku bangga dengan capaian yang diraih Kasad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.