Koran-jakarta.com || Jum'at, 15 Apr 2022, 19:00 WIB

Kisah Harrison Okene, 3 Hari Terjebak Di Dalam Kapal Yang Tenggelam, 30 Meter Di Bawah Lautan Lepas!

  • nigeria
  • Keadaan Selamat
  • kapal tenggelam
  • Harrison Okene

Harrison Okene, bukanlah seorang tokoh atau selebritas terkenal. Seorang pria asal Nigeria tersebut membuat kisah yang menakjubkan. Pada tahun 2013 yang lalu, Harrison Okene lolos dari maut setelah mengalami musibah kapal tenggelam dan tiga hari terjebak 30 meter di bawah permukaan laut.

Kisah Harrison Okene, 3 Hari Terjebak Di Dalam Kapal Yang Tenggelam, 30 Meter Di Bawah Lautan Lepas!

Ket. Harrison Okene Saat Berada Di Ruang Sempit Dalam Kapal Yang Tenggelam

Doc: bbcnews Kisah Harrison Okene, 3 Hari Terjebak Di Dalam Kapal Yang Tenggelam, 30 Meter Di Bawah Lautan Lepas!

Harrison Okene yang bekerja sebagai seorang juru masak di sebuah kapal tunda Jacson-4. Kapal yang ditumpangi oleh nya tenggelam setelah dihantam gelombang besar. Kapal ini merupakan kapal tunda yang biasanya digunakan untuk menarik kapal lain atau mengangkat barang-barang besar di perairan Nigeria.

Jackson-4 ini tenggelam pada 26 Maret 2013 yang lalu. Sekitar 32 kilometer lepas pantai Nigeria, ketika sedang membantu sebuah kapal tanker di sebuah rig milik Chevron. Harrison Okene menjadi satu-satunya orang yang selamat, di antara 13 awak kapal lain yang bertugas.

Namun meski selamat, perjuangan nya bertahan hidup tidak mudah. Harrison terjebak di ruang kecil di dalam kapal yang tenggelam dengan persediaan udara yang sangat tipis dan tidak ada persediaan makanan.

Dilansir dari Huffpost, Harrison hanya menemukan satu kaleng soda yang ia konsumsi untuk bertahan hidup. Ketika ombak besar menghantam kapal. Harrison mengaku sedang berada di kamar mandi, ia sempat berusaha keluar lewat pintu darurat, namun tidak bisa dan ia kembali terlempar ke toilet.

Namun hal ini yang membuat ia selamat, karena awak kapal yang lain terjebak dan terkunci di dalam kamar. Sehingga ia tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal dunia.

Ruangan kapal yang Harrison tempati begitu gelap dan dipenuhi air, hal ini sempat membuat ia bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun ia mencoba untuk bergerak dan menemukan sudut kapal lain yang tidak dipenuhi air laut.

Di tengah keheningan, ia mengaku bisa mendengar suara ikan-ikan laut tengah memakan jasad teman-temannya yang berada di ruang kapal sebelahnya. Air laut yang asin juga membuat kulit lidahnya terkelupas.

Banyak orang berpikir tidak ada awak yang selamat, setelah tiga hari tenggelam. Namun DCN, sebuah perusahan penyelaman memutuskan untuk melakukan investigasi. DCN menurunkan penyelam professional untuk masuk ke dalam bangkai kapal dan melakukan evakuasi jasad awak kapal yang ditemukan.

Harrison mengaku mendengar suara ketukan, setelah itu ia mencoba untuk mendekat ke arah penyelam. Lalu Harrison memegang tangan salah satu penyelam, penyelam tersebut mengaku kaget bukan kepalang, karena tidak menyangka masih ada awak kapal yang selamat.

Setelah Harrison ditemukan, bukan perkara mudah mengangkat Harrison ke permukaan. DIlansir dari BBC Newsday, direktur medis di Pusat Penyakit Penyelaman (DDRC), berada di kedalaman dengan tekanan yang besar dalam waktu yang cukup lama, membuat nitrogen larut ke jaringan tubuh. Jika Harrison diangkat dari kedalaman 30 meter, ia bisa mengalami serangan jantung atau masalah syaraf serius.

Untuk mengangkatnya, Harrison dikenakan peralatan menyelam, lalu dibawa ke lonceng selam yang membawanya ke permukaan. Ia menghabiskan dua hari di ruang dekompresi sebelum beraktivitas normal.

Tim Redaksi:
M
F

Like, Comment, or Share:

Tulisan Lainnya dari Millah Nurnabillah

Artikel Terkait