Seleksi Calon ASN Dievaluasi
- calon pegawai negeri sipil (CPNS)
JAKARTA - Pemerintah akan evaluasi pelaksanaan penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) secara menyeluruh. Evaluasi mulai dari perbaikan pengamanan sistem Computer Assisted Test (CAT), penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta penguatan teknologi pengadaan CASN ke depannya.

Ket. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo
Doc: Istimewa
Demikian dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Minggu (3/1). Menurut Tjahjo, secara umum, pelaksanaan seleksi CASN tahun 2021 berlangsung tertib dan lancar. Ia berharap dengan evaluasi menyeluruh, sistem pengadaan yang lebih baik dan akuntabel bisa diwujudkan.
Maka, kepercayaan masyarakat akan meningkat. Pengadaan yang lebih baik tersebut diharapkan melahirkan ASN sesuai dengan konsep "Berakhlak." Berakhlak kependekan dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Ini merupakan core values sebagai panduan ASN dalam bertugas.
Setiap ASN, kata Tjahjo, harus menanamkan core values tersebut. Mereka harus bangga melayani bangsa. Makna di balik core values bertujuan agar para ASN dapat memberikan layanan optimal, prima, dan berkualitas demi kepuasan masyarakat. Mereka bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan, selalu belajar dan mengembangkan kapabilitas. ASN harus peduli, menghargai perbedaan, berdedikasi, dan mengutamakan kepentingan bangsa. "ASN juga senantiasa berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan," ujarnya.
Menurut Tjahjo, ASN adalah orang-orang yang memiliki kapasitas untuk dapat menyampaikan ekspektasi organisasi. ASN tersebut harus menghasilkan kinerja yang mendukung pencapaian tujuan organisasi.