Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inilah Sekelumit Sejarah Pembentukan Wanita Angkatan Udara yang Jarang Terungkap

📅 Jumat, 13 Agu 2021, 15:53 WIB | Oleh:
Inilah Sekelumit Sejarah Pembentukan Wanita Angkatan Udara yang Jarang Terungkap Doc: Istimewa
Ket. Wanita Angkatan Udara.

JAKARTA - Jika TNI AD memiliki Korp Wanita Angkatan Darat (Kowad). Lalu, TNI AL punya Korp Wanita Angkatan Laut (Kowal). Angkatan Udara pun punya Wanita Angkatan Udara (Wara).

Lalu, seperti apa sejarah pembentukan dari Wara? Kapan pertama kali mereka dilantik? Berikut sekelumit sejarah pelantikan Wara yang dikutip dari unggahan Dispen TNI AU di akun resmi instagramnya.

Dalam unggahannya, Dispen TNI AU mengisahkan, kala itu Deputy Menteri/Panglima Angkatan Udara Urusan Administrasi Laksamana Muda Udara Suharnoko Harbani mendapat tugas dan wewenang dari pimpinan TNI AU untuk membentuk Wara.

"Dalam ketentuan yang telah digariskan, Wara bukan merupakan korps tersendiri sebagaimana Korps Wanita TNI AD (Kowad), Korps Wanita TNI AL (Kowal) yang sudah terbentuk lebih dulu," kata Dispen TNI AU dalam unggahan di akun resmi instagram mereka.

Menurut Dispen TNI AU, Wara diintegrasikan dalam korps atau kecabangan yang berlaku di lingkungan Angkatan Udara sebagaimana anggota militer pria lainnya. Maka, pada tanggal 10 Juni 1963, dibuka pendidikan Wara pertama yang berlokasi di Lereng Pegunungan Pelawangan Kaliurang, Yogyakarta. Kepala sekolah pertamanya adalah Letnan Kolonel Penerbang Sumitro.

"Pendidikan diikuti oleh 30 orang wanita lulusan sarjana dan sarjana muda dari berbagai jurusan," tulis Dispen TNI AU.

Mereka, para calon Wara ini, lanjut Dispen TNI AU di akun instagramnya, mengikuti Pendidikan Dasar Militer selama tiga bulan. Dan pada tanggal 12 Agustus 1963 dilantik menjadi Perwira Wanita Angkatan Udara, Angkatan Pertama.

:Agar momentum ini bersejarah bagi kaum wanita umumnya dan anggota Wara pada khususnya dalam memulai peran sertanya di Angkatan Udara, tanggal 12 Agustus ditetapkan sebagai Hari kelahiran Wara," kata Dispen TNI AU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

1.323 Lokasi Fasos Fasum Belum Diserahkan

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
1.323 Lokasi Fasos Fasum Be...
Megapolitan
Sekolah Harus Aman dan Nyam...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.