Taliban Rebut Lagi Tiga Ibu Kota Provinsi

Kamis, 12 Agu 2021, 05:42 WIB

KABUL - Para pejabat pada Rabu (11/8) melaporkan bahwa kelompok Taliban telah merebut lagi tiga ibu kota provinsi lagi di Afghanistan sehingga sampai saat ini telah sembilan dari 34 ibu kota provinsi dikuasai kelompok pemberontak itu menyusul penarikan pasukan Amerika Serikat dari negara tersebut.

Jatuhnya ibu kota Provinsi Badakhshan dan Provinsi Baghlan di timur laut, dan ibu kota Provinsi Farah di barat, menambah tekanan pada pemerintah pusat negara itu untuk membendung gelombang kemajuan Taliban.

Ket. Foto: Bendera Taliban berkibar di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri pada Rabu (11/8) setelah kelompok pemberontak itu merebut ibu kota dari Provinsi Baghlan itu. — Sumber: AFP

Serangan kelompok Taliban yang berlanjut membuat pasukan keamanan Afghanistan semakin kewalahan.

Ibu Kota Provinsi Farah telah jatuh ke tangan Taliban," konfirmasi Humayoon Shahidzada, seorang anggota parlemen dari Farah.

Konfirmasi juga disampaikan oleh Hujatullah Kheradmand, seorang anggota parlemen dari Badakhshan, mengatakan bahwa Taliban juga telah merebut ibu kota provinsinya. Seorang pejabat Afghanistan, yang berbicara dengan syarat namanya dirahasiakan, juga mengatakan ibu kota Baghlan juga telah jatuh.

Para pemberontak sebelumnya merebut enam ibu kota provinsi lainnya di negara itu dalam waktu kurang dari sepekan, termasuk Kunduz di provinsi Kunduz, salah satu kota terbesar di negara itu.

Tidak Diakui

Keberhasilan serangan Taliban semakin meningkatkan pentingnya usaha untuk memulai kembali pembicaraan yang telah lama terhenti di Qatar yang dapat mengakhiri pertempuran dan menggerakkan Afghanistan menuju pemerintahan sementara yang inklusif. Namun kelompok pemberontak tersebut sejauh ini menolak untuk kembali ke meja perundingan.

Utusan perdamaian AS, Zalmay Khalilzad, Selasa (10/8) sempat mengeluarkan peringatan kepada Taliban bahwa setiap pemerintah yang meraih kekuasaan melalui kekerasan di Afghanistan tidak akan diakui secara internasional.

Terkait serangan Taliban itu dilaporkan puluhan ribu orang telah meninggalkan rumah-rumah mereka di wilayah utara negara itu untuk menghindari pertempuran yang telah meluas ke kota-kota dan desa-desa mereka.

Banyak keluarga mengungsi ke Ibu Kota Kabul dan memilih tinggal di taman-taman dan jalan-jalan dengan sedikit persediaan makanan dan air. AFP/VoA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.