Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Butuhkan Banyak Riset dan Inovasi dari Para Akademisi

📅 Kamis, 11 Mar 2021, 12:58 WIB | Oleh:
Indonesia Butuhkan Banyak Riset dan Inovasi dari Para Akademisi Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi. Gedung UPNVJ.

JAKARTA -Indonesia membutuhkan banyak riset dan inovasi dari berbagai kalangan, khususnya para akademisi. Riset dan inovasi ini sangat agar Indonesia lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Demikian diungkapkan Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Erna Hernawati dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Kamis (11/3).

Menurut Erna, Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, tentunya tidak lepas dari ancaman permasalahan di berbagai bidang yang cukup besar pula. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dibutuhkan banyak riset dan inovasi dari berbagai kalangan. Khususnya dari para akademisi.

"Saya melihat bahwa saat ini produktivitas riset dan inovasi yang berasal dari mahasiswa khususnya baik dari jenjang S1, S2, sampai jenjang doktoral sepertinya memang masih belum cukup jika dibandingkan dengan jumlah lulusan dimana rasionya masih relatif kecil," kata Erna.

Padahal riset dan inovasi, menurut Erna, akan memberikan dampak yang baik bagi pembangunan negara. Karena, jika melihat kepada negara yang serius berinvestasi pada riset dan inovasi, mereka lebih siap untuk menghadapi permasalahan ekonomi.

Sebab mereka memiliki hasil-hasil riset dan inovasi yang sekiranya memang bisa menjadi antisipasi di dalam kegiatan ekonomi, termasuk masalah yang sedang kita hadapi sekarang yakni Covid-19 di bidang kesehatan,"ungkap Erna.

Karena itu, Erna pun meminta para mahasiswa dapat meningkatkan budaya membaca. Sehingga, dengan budaya membaca yang baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Tanpa ada riset sepertinya tidak akan ada inovasi dan tanpa inovasi tentunya tidak akan ada juga daya saing bangsa ini terbangun," kata Erna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.