Dinilai Gagal Jaga Keamanan, Panpel Persita Kena Denda Rp40 Juta Buntut Kericuhan
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Panitia pelaksana pertandingan Persita Tangerang dijatuhi sanksi denda sebesar Rp40 juta oleh Komite Disiplin I-League imbas kericuhan suporter dalam laga kontra Persija Jakarta di Banten International Stadium, Banten, Sabtu (17/10).
Direktur Utama I.League Ferry Paulus selaku penyelenggara Super League mengatakan sanksi yang diberikan ke Persita tersebut diberikan lantaran pihak panpel dinilai lalai dalam mengawal keamanan serta ketertiban di area stadion.
"Panitia pelaksana pertandingan Persita ya di kompetisi Super League, diputuskan oleh Komdis pelanggaran sebesar denda Rp40 juta, di mana pelanggaran gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan seterusnya," kata Ferry saat menjelaskan keputusan Komdis dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Dalam pertandingan tersebut, para suporter Persita dan Persija terlibat kericuhan yang membuat pertandingan sempat dihentikan selama kurang lebih setengah jam.
Laga yang sejatinya dilanjutkan pukul 20.00 WIB baru bisa bergulir kembali pada pukul 20.31 WIB.
“Pertandingan sebenarnya berjalan dengan lancar, baik. Tetapi terhenti di babak kedua karena memang ada keributan yang sebenarnya sepele persoalannya, hanya persoalan spanduk,” ujar Ferry.
Selain Persita, I-League juga menjatuhi hukuman kepada Persija Jakarta.
Macan Kemayoran terkena sanksi berupa larangan suporter pergi ke partai tandang selama setengah musim.
Selain itu, Persija juga mendapatkan denda klub sebesar Rp30 juta dan denda Rp60 juta akibat tiga kali penyalaan petasan dan pelemparan satu flare.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!