Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dukung Pendanaan untuk Riset Covid-19

📅 Sabtu, 11 Jul 2020, 13:25 WIB | Oleh:
Pemerintah Dukung Pendanaan untuk Riset Covid-19 Doc: Koran Jakarta/Muhamad Mar'up
Ket. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, dalam konferensi pers penetapan proposal penerima dukungan tahap dua, di Jakarta, Jumat (10/7).

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) mendanai penelitian terkait pencegahan Covid-19. Dukungan tahap kedua ini diharapkan bisa semakin meningkatkan program riset yang berujung pada hilirisasi.

"Pendanaan tahap pertama sudah menghasilkan begitu banyak produk. Kami harapkan dengan riset dan inovasi ini adalah sesuatu yang konkret," kata Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, dalam konferensi pers penetapan proposal penerima dukungan tahap dua, di Jakarta, Jumat (10/7).

Perlu diketahui, dalam program pendanaan tahap kedua ini menyeleksi 903 judul dari 217 lembaga. Terdapat enam klasifikasi terkait Covid-19 yaitu pencegahan, pengetesan, alat kesehatan, obat dan terapi, multi center klinik, dan sosial humanoria.

Lintas Universitas

Bambang mengatakan proposal penelitian yang didanai menerapkan riset lintas bidang bahkan lintas universitas dan lembaga. Selain itu, objek riset harus melengkapi hal-hal yang belum dikerjakan pada penelitian tahap pertama. Dalam pendanaan pertama itu terbukti hasil dari riset kolaborasi benar-benar bisa dipakai oleh masyarakat," jelasnya.

Selain itu, kata Bambang, program ini harus bisa menjembatani kegiatan penelitian dengan kebutuhan industri. Menurutnya, harus ada kesepahaman antara kedua belah pihak sehingga konsep triple helix bisa berjalan.

Ia mengakui keberadaan industri yang memproduksi alat kesehatan masih kurang dan belum berpengalaman sehingga alat kesehatan didominasi produk impor. Menurutnya, sulit mencari mitra industri yang mampu memproduksi dalam skala besar mengingat proses investasinya terbilang baru.

Bambang berharap penelitian yang didanai ini bisa melengkapi kebutuhan obat maupun suplemen dalam penanganan Covid-19. Ia meminta riset terkait suplemen ini harus mengikuti prosedur yang lengkap. ν ruf/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.