Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset Sosial Harus Dukung 'New Normal'

📅 Sabtu, 20 Jun 2020, 08:07 WIB | Oleh:
Riset Sosial Harus Dukung 'New Normal' Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional meminta para periset di bidang sosial dan ekonomi mempersiapkan penelitian menjelang adaptasi kenormalan baru (AKB). Hal ini untuk menjawab kecenderungan masyarakat yang mulai memanfaatkan teknologi digital dalam berbagai kegiatan.

"Riset sosial ekonomi saat ini mohon diberi prioritas pada pergeseran pola bisnis dalam kenormalan baru," ujar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, dalam webinar bertema Tren Ritel Dalam New Normal, di Jakarta, Jumat (19/6).

Bambang menyebut kecenderungan transaksi ekonomi masyarakat pada AKB akan lebih menekankan pada minimalisir kontak fisik atau konsep less contact economy. Menurutnya, konsep tersebut merupakan salah satu tren ekonomi dalam industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi digital seperti e-commerce dan financial technology (Fintech).

Jadi Perhatian

Ia menjelaskan kebaruan ini harus menjadi perhatian para periset khususnya di bidang sosial ekonomi. Riset-riset yang dilakukan, lanjutnya, harus menggunakan teori-teori ekonomi baru.

"Teori ekonomi konvensional tidak bisa digunakan karena yang kita hadapi bukan kegiatan biasa-biasa saja dan ini untuk mempersiapkan perekonomian gaya baru," jelasnya.

Lebih jauh Bambang mengungkapkan pandemi Covid-19 berdampak buruk pada kondisi pekerjaan khususnya retail usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 95 persen penjualan UMKM dinyatakan menurun dan sisanya hanya mampu bertahan hingga enam bulan ke depan.

Ia juga meminta para periset sosial dan ekonomi memberikan solusi pada pelaku UMKM. Menurutnya, UMKM harus lebih didekatkan dengan teknologi digital agar pada masa kenormalan baru tidak semakin terpuruk. ruf/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.