Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi Produk Riset Covid-19 Harus Cepat

📅 Jumat, 05 Jun 2020, 06:00 WIB | Oleh:
Hilirisasi Produk Riset Covid-19 Harus Cepat Doc: istimewa

TANGERANG SELATAN - Hilirisasi produk riset untuk penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air perlu dipercepat. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan yang harus dijawab mengingat karakteristik penyebaran Covid-19 ini sangat cepat.

"Tantangan produk risert penanganan Covid-19 adalah bagaimana hilirisasi dalam waktu secepat-cepatnya dan sesingkatsingkatnya," kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, dalam acara serah terima produk riset, di Tangerang Selatan, Kamis (4/6).

Hammam mengatakan pada masa pandemi Covid-19 ini para peneliti terpacu mengembangkan alat guna mencegah penyebarannya. Hal ini merupakan fenomena positif di sektor riset terutama untuk memperkuat kemandirian bangsa dengan meminimalisir proses impor produk penanganan Covid-19. Meski begitu, meningkatnya produktivitas riset mesti didukung dengan hilirisasi produk riset serta menjamin fasilitas. Menurut Hammam, BPPT tidak bisa bekerja sendiri dalam prosses hilirisasi mengingat dalam ekosistem riset mesti ada dukungan dari komunitas, peneliti, dan industri.

"Jadi dibentuk task force riset dan inovasi teknologi untuk penanganan Covid-19 (TFRIC19) untuk mengorkestrasikan ekosistem riset penangan Covid- 19," jelasnya.

Produk Riset

Pada kesempatan tersebut Hammam mengatakan dalam mengatasi Covid-19 beberapa hal yang harus dilakukan adalah menekan jumlah kasus, peningkatan jumlah tes, dan ketersediaan alat kesehatan dan obat. Produk riset yang dihasilkan sebisa mungkin menjawab hal tersebut.

"BPPT sendiri saat ini telah menghilirisasi lima produk riset yang mana di antaranya adalah alat PCR test dan rapid test," ucapnya.

Lebih lanjut Hammam mengungkapkan produktivitas riset dan kolaborasi pada masa pandemi Covid-19 harus terus dijaga. Mengingat masih banyak produk alat kesehatan yang bisa dikembangkan dan dipakai sendiri.

"Sehingga new normal dapat disikapi dengan kebutuhan dalam negeri dengan menghilirisasi produk kesehatan dalam upaya preventif mencegah virus tersebut," tandasnya.

ruf/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.