Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komunitas Riset Harus Fokus Penuhi Kebutuhan Masyarakat

📅 Selasa, 26 Mei 2020, 21:48 WIB | Oleh:
Komunitas Riset Harus Fokus Penuhi Kebutuhan Masyarakat Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro.

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional meminta komunitas riset, baik dari lembaga penelitian kementerian, nonkementerian, dan perguruan tinggi untuk kembali fokus memenuhi kebutuhan masyarakat. Terlebih membantu masyarakat dalam penanganan Covid-19.

"Komunitas riset harus bisa berkontribusi langsung dan signifikan dalam penanganan Covid-19," ujar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, dalam acara halal bihalal, di Jakarta, Selasa (26/5).

Bambang menjelaskan komunitas riset memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung penanganan Covid-19, baik dari pendeteksian, pemenuhan alat kesehatan, dan riset suplemen serta vaksin. Adapun 55 hasil riset tersebut telah diluncurkan bertepatan dengan perayaan Hari Kebangkitan Nasional beberapa waktu lalu.

Ia meyakini para peneliti Tanah Air memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk bisa berkontribusi tidak hanya saat penanganan Covid-19. Meski begitu, ia menyebut minimnya kesempatan dan peluang bagi berdampak pada minimnya kontribusi dari peneliti. "Peneliti sangat punya kemampuan menangani berbagai masalah, namun kurang kesempatan dan peluang," ujarnya.

Bambang menyebut masa pandemi Covid-19 ini harus dimanfaatkan para peneliti untuk membuktikan kontribusi dalam mengatasi masalah, khususnya di bidang kesehatan. Komunitas riset diminta bisa menjawab masalah tersebut dari segala aspek sehingga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan alat kesehatan, tapi juga mengurangi kebutuhan impor negara dan mempersiapkan kebutuhan untuk menghadapi kehidupan new normal.

"Komunitas riset harus selalu mencari jalan keluar. Tidak pasif, tapi aktif dalam mengatasi masalah termasuk Covid-19," ucapnya. ruf/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.