Fenomena 'Chunyun' Tiga Miliar Perjalanan

Selasa, 14 Jan 2020, 01:00 WIB

BEIJING - Masyarakat Tiongkok sudah mulai mengadakan perjalanan pulang kampung (mudik) untuk merayakan tahun baru Imlek, Senin (13/1). Periode mudik secara resmi dimulai tanggal 10 Januari. Tahun baru Imlek sendiri akan jatuh pada 25 Januari. Meski masih dua pekan lagi, sebagian masyarakat Tiongkok sudah mengadakan perjalanan mudik.

Mudik tahun ini diperkirakan akan mencakup hampir tiga miliar perjalanan dengan berbagai moda transportasi: darat, laut, dan udara. Ini adalah migrasi manusia terbesar di planet Bumi.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Diperkirakan tradisi mudik (chunyun) akan mencapai puncaknya pada pekan depan.Imlek tahun ini juga menjadi perayaan paling awal sejak 2012. Kejadian ini juga dianggap bahwa festival musim semi datang lebih awal. Periode mudik tahun ini sedikit meningkat dari tahun lalu, mencapai 2,99 miliar perjalanan.

Rinciannya, 2,43 miliar perjalanan akan dilakukan dengan mobil, 440 juta dengan kereta api, 79 juta melalui udara, serta 45 juta melalui jalur laut. Angka tersebut memang mengejutkan.

Tetapi jangan khawatir, negeri tirai bambu itu sudah merencanakan semuanya. Pada Kamis (9/1), sehari sebelum chunyun resmi dimulai, Kantor Informasi Dewan Negara Tiongkok, menjadi tuan rumah konferensi pers bersama dengan tujuh departemen, termasuk Komisi Pembangunan dan Resor Nasional dan Kementerian Transportasi.

Ini untuk mengumumkan statistik tahun ini serta langkah-langkah khusus yang diambil untuk Festival Musim Semi. Tiongkok memang membanggakan memiliki jaringan kereta api terbesar dunia. Mereka telah membangun 8.489 kilometer atau 5.275 mil jalur kereta api baru pada 2019. Ini termasuk 5.474 kilometer kereta berkecepatan tinggi.

Kereta api kecepatan tinggi Beijing-Zhangjiakou, kereta peluru tanpa pengemudi, bisa melaju 350 kilometer per jam. Demikian juga kereta api kecepatan tinggi Chengdu-Guiyang.

Akan ada 5.275 perjalanan kereta api per hari sebelum liburan Imlek dan 5.410 setelahnya. "Dibandingkan chunyun tahun lalu, masalah kekurangan tiket untuk beberapa rute paling populer telah diatasi," kata Li Wenxin, Wakil General Manager China State Railway Group Co Ltd.

"Sekarang lebih mudah mendapat tiket," ujarnya. Puncak mudik diperkirakan terjadi pada 20-22 Januari. ang/BS/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.