Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KEJU KRAFT PERKAYA CITA RASA KULINER NUSANTARA

📅 Selasa, 03 Sep 2019, 13:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KEJU KRAFT PERKAYA CITA RASA KULINER NUSANTARA

Popularitas makanan olahan keju di Indonesia semakin meningkat, yang terlihat dari tren menu perpaduan keju yang kian marak. Bahkan, perpaduannya dengan olahan makanan atau minuman seakan menjadi tren kuliner yang tidak ada habisnya. Menyadari hal tersebut, sebagai pemimpin pasar keju cheddar olahan di Indonesia sekaligus salah satu produk unggulan Mondelez Indonesia, Keju KRAFT ingin ikut berperan aktif dalam memperkaya cita rasa kuliner Indonesia yang kali ini diwujudkan melalui ragam kreasi kuliner perpaduan keju KRAFT dan kuliner Nusantara.

Chef Degan Septoadji menjelaskan, keju merupakan makanan berbahan dasar susu yang sangat digemari di berbagai belahan dunia. Meskipun bukan berasal dari Indonesia, ragam jenis panganan olahan keju kerap dianggap cocok dengan selera lidah orang Indonesia. "Aplikasi keju dalam kuliner Nusantara dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti dijadikan topping, isian, dilelehkan, ataupun dicampurkan kedalam masakan atau adonan, baik untuk hidangan utama, kudapan, kue maupun minuman," jelas Chef Degan.

Rasa keju yang sebenarnya adalah rasa gurih yang khas. Rasa tersebut merupakan hasil fermentasi susu yang diolah menjadi cheddar sebagai bahan baku utama dalam pembuatan keju. Karakteristik rasa keju yang khas membuatnya mampu menambah cita rasa pada berbagai jenis makanan dan menjadikannya lebih istimewa.

Hal yang perlu diingat sebelum memadukan keju dan kuliner Nusantara yaitu memilih keju yang memiliki rasa yang sebenarnya, sehingga perpaduan rasa keju dan rasa asli bumbu rempah masakan khas Nusantara dapat berbaur dengan sempurna tanpa mengubah rasa aslinya. "Keju KRAFT memiliki rasa gurih keju yang khas dengan perpaduan komposisi cheddar dan susu yang pas, menjadikannya memiliki rasa keju yang sebenarnya dengan tekstur lembutnya dan rasa gurih yang lebihterasa," kata Chef Degan.

Paduan rasa yang lebih cocok untuk perpaduan keju adalah kombinasi rasa asin dan manis, hindari rasa yang pahit. Jika ingin dikombinasikan dengan sayuran, cari jenis sayuran yang memiliki rasa netral, seperti brokoli, kembangkol, atau kentang. Hindari sayuran yang pahit seperti pare, leunca, atau daun pepaya. "Jika ingin yang lebih menantang, perpaduankeju juga bisa dilakukan dengan makanan yang memiliki rasa kuat, seperti rendang. Perpaduan bisa dilakukan dengan cara rendang dipotong kecil-kecil lalu ditaburi keju," tambah Chef Degan.

Yelly Erawan selaku Senior Brand Manager KRAFT menjelaskan, perpaduan istimewa tersebut akan dihadirkan secara langsung di hadapan masyarakat pada acara Festival Kuliner KRAFT bertema "Beragam Rasa Satu Keju" yang akan berlangsung selama dua hari pada 7-8 September 2019 di Jl. Majapahit, Gasibu, Bandung. "Melalui festival ini kami berharap dapat member inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkaya kuliner Indonesia," jelas Yelly Erawan.

Festival Kuliner KRAFT merupakan ajang festival kuliner pertama yang menjadikan perpaduan keju dan kuliner Nusantara sebagai konsep utama acara. Pada festival ini pengunjung dapat merasakan langsung sajian menggugah selera, perpaduan istimewa keju KRAFT dan kuliner Nusantara. Festival ini akan menghadirkan ratusan jenis jajanan keju dari para pedagang kuliner Indonesia mulai dari hidangan utama, kudapan, hingga aneka jenis minuman.

Tema "Beragam Rasa Satu Keju" disematkan dalam penyelenggaraan festival ini, dengan semangat untuk menginspirasi masyarakat dalam memperkaya cita rasa khas kuliner Nusantara melalui perpaduan keju. "Festival Kuliner KRAFT ini juga berfungsi sebagai bentuk apresiasi sekaligus wadah kreatif bagi para pedagang kuliner Indonesia untuk menyajikan ragam kreasi kuliner keju Nusantara.", jelas Yelly. Apresiasi tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk kolaborasi antara KRAFT dengan para pedagang kuliner Indonesia, khususnya kelas kecil dan menengah untuk memecahkan Rekor MURI pada kategori 'Sajian Terbanyak Berbahan Keju'.

"Pemecahan Rekor MURI ini diharapkan dapat menjadi semangat baru bagi semua pedagang kuliner Indonesia untuk terus berkreasi dan mengembangkan usahanya, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian Indonesia," tutup Yelly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Pengaturan pembelian BBM di Bali

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pengaturan pembelian BBM di...

Ritual Munara Fan Nanggi di Biak

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Ritual Munara Fan Nanggi di...

Hiu paus terdampar di Bantul

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Hiu paus terdampar di Bantul
Megapolitan
Semarak Hari Kebudayaan Nas...

Edukasi bantuan hidup dasar di Palu

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Edukasi bantuan hidup dasar...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.