Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTS Didorong Terus Tingkatkan Riset

📅 Selasa, 19 Mar 2019, 05:13 WIB | Oleh:
PTS Didorong Terus Tingkatkan Riset Doc: KORAN JAKARTA/M ADEN MA'RUF
Ket. KUNJUNGI PERPUSTAKAAN | Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir (kedua dari kiri) mengunjungi Perpustakaan Institusi Studi Pertanian di Yogyakarta, Senin (18/3).

YOGYAKARTA - Perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia harus terus meningkatkan riset agar mampu bersaing di tengah era industri 4.0. Salah satu caranya dangan memperkuat hubungan dengan dunia industri.

"Dukungan dengan industri harus diperkuat lagi. Kalau yang selama ini tidak ada intensif atau membuahkan hasil, ke depan kita buat intensifnya lebih baik lagi," kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, saat membuka acara Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta dalam Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Kemenristekdikti, di Yogyakarta, Senin (18/3).

Nasir mengapresiasi pengelolaan riset yang dilakukan banyak PTS di Indonesia baik yang melibatkan siswa atau dosen. Ia juga menyebut banyak prestasi yang sudah diraih oleh lulusan PTS, salah satunya adalah dengan menjadi pemilik dan pendiri salah satu unicorn di Indonesia.

Pemerintah, kata Nasir, akan menyediakan dana untuk mendukung keberlangsungan riset di lingkungan PTS. Karena itu, PTS dapat melakukan perubahan dengan menyesuaikan pada perkembangan zaman.

"Harapan kami, para pengelola PTS melakukan perubahan mendasar terhadap perkembangan teknologi yang berkembang cepat sekali. Kalau tidak menangkap itu, PTS akan ketinggalan dan mati," katanya.

Dengan adanya program riset tersebut, Nasir berharap PTS bisa ikut berperan aktif dalam menjalankan kebijakan-kebijakan di lingkungan Kemristekdikti.

Kepada para mahasiswa, Menristekdikti meminta di era revolusi industri 4.0 ini harus cepat berubah dan memanfaatkan perkembangan teknologi, sebab anak muda akan lebih cepat merespons perubahan yang ada. "Mahasiswa merupakan salah satu agen perubahan yang diharapkan membawa perubahan positif dalam rangka mencerdaskan bangsa," katanya.

PTNTertinggal

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti, Ismunandar, mengatakan perguruan tinggi swasta (PTS) unggul dalam segi inovasi telah mengalahkan perguruan tinggi negeri (PTN). Karena itu, jika tidak ingin semakin parah, PTN harus segera melakukan inovasi. PTN jangan lagi terlalu nyaman dengan status yang dipunyai.

"Selama ini, universitas negeri favorit masih minim inovasi karena sudah nyaman. Ini yang tidak kami inginkan. Mereka akan kita dorong untuk lebih bereksperimen sesuai kebutuhan masyarakat. Swasta-swasta juga sudah buka politeknik-politeknik," jelas Ismunandar.

Menurut Ismunandar, PTN tertinggal dalam membuka program studi baru untuk merespons kebutuhan industri. Padahal, inovasi sangat penting dilakukan PTN agar tak semakin tertinggal.

"Prodi baru sudah 150 yang buka. Rata-rata di swasta. Dari jumlah itu, universitas negeri hanya empat lah. Jadi sedikit sekali, tidak sebanyak di swasta. Kalau PTN tidak berinovasi, akan ketinggalan," tambahnya.

Ia mengambil contoh salah satu PTS bidang pertanian, yakni Institut Studi Pertanian (Insperin) Yogyakarta yang memiliki lahan seluas 20 hektare di daerah Ungaran untuk proses riset para mahasiswa maupun dosen. ruf/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.