Film Wage Bagian dari Simbol dan Identitas Bangsa

Rabu, 01 Nov 2017, 01:00 WIB

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, film Wage diputar perdana untuk kalangan para pelajar, pendidik, media serta tokoh-tokoh masyarakat, di bioskop Djakarta Therater, Jakarta, Sabtu (28/10) lalu. Generasi milenial tentunya wajib mengetahui sosok W R Supratman secara mendalam. Jangan hanya sebatas hafal lagu Indonesia Raya saja tanpa mengenal sosok penggubah lagunya. Wajib juga mengetahui kisah beliau menjadi bagian dari simbol serta identitas bangsa ini, semenjak mula pertama mengumandangkan lagu Indonesia Raya berbarengan dengan bergemanya ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Film produksi Opshid Media dengan biaya sekitar 16 miliar rupiah ini dibintangi oleh sederet aktor dan aktris Tanah Air. Selain Rendra Bagus Pamungkas sebagai pemeran WR Supratman, ada pula di antaranya Teuku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, Woulter Zweers, Putri Ayudya, Ricky Malau, Fery Sopyan, Pandoyo, Kedung de Romansa, Banon Gautama, Roy Santoso, Oim Ibrahim. Eky Lamoh, Eko Pertel, Peter van Luijk, Bra Makahekum, Koirul Ilyas Aryatama, dan Nio Soeprapto.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Lantas siapakah pemeran pahlawan dan komponis lagu kebangsaan Indonesia Raya, WR Supratman dalam film bertajuk Wage? Dialah Rendra. Pendatang baru di film layar lebar yang bernama lengkap Rendra Bagus Pamungkas.Aktor kelahiran desa Kandangan, Kediri, 21 Maret 1984 ini mengenyam pendidikan teater di ISI (Institut Seni Indonesia), Yogjakarta, Fakultas Seni Pertunjukan, lantas melanjutkan ke pendidikan Ilmu Religi dan Budaya di Universitas Sanata Dharman Yogyakarta.

Prestasinya di dunia teater dimulai dari penulisan naskah, bermain, dan menyutradarai. Kini langkah awalnya di dunia diawalinya lewat film biopic yang mengisahkan hidup dan perjuangan komponis lagu kebangsaan Indonesia Raya WR Supratman, dan ia menjadi pemeran utama setelah ditemukan oleh sutradara John De Rantau yang menggarap film ini. Memerankan seorang tokoh besar tentu tak mudah dan menjadi tantangan bagi seorang aktor. Namun Rendra memiliki cara tersendiri untuk menghidupkan karakter yang diamanatkan kepadanya.

Rendra banyak mendapat masukan dari Sutradara John De Rantau dalam memerankan tokoh besar tersebut. "Ada berbagai pendekatan untuk tokoh, salah satunya dengan cara kamu seperti tidak mengenal dia, dan kamu percayai, bahwa tidak ada seorang pun yang mengenal dia. Dan hanya kamu yang bisa menghidupkan karakternya dalam versimu dengan semua perangkat pengetahuanmu yang sudah kamu tanamkan dalam dirimu," ujar John De Rantau kepada Rendra. yzd/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.