Uzbekistan vs Kolombia: Debut Bersejarah White Wolves Diuji Kekuatan Generasi Emas Los Cafeteros

Rabu, 17 Jun 2026, 08:00 WIB

MEXICO CITY, MEKSIKO - Uzbekistan akan menorehkan sejarah saat memulai debut di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk White Wolves itu akan menghadapi Kolombia pada laga pembuka Grup K di Mexico City, Kamis (18/6) pagi WIB.

Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi Uzbekistan yang baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia, sekaligus tantangan bagi Kolombia yang ingin kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama Amerika Selatan.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain timnas Kolombia. — Sumber: AFP

Grup K juga dihuni Portugal dan Kongo DR, sehingga persaingan menuju babak gugur diprediksi sangat ketat. Posisi tiga besar belum tentu aman, membuat kemenangan di laga awal menjadi sangat penting bagi kedua tim.

Bagi Uzbekistan, perjalanan menuju Piala Dunia adalah hasil dari perjuangan panjang selama lebih dari tiga dekade. Sejak meraih kemerdekaan dari Uni Soviet pada 1991, negara Asia Tengah itu beberapa kali hampir lolos, tetapi selalu gagal di tahap akhir.

Kali ini, cerita berbeda. Uzbekistan tampil luar biasa di kualifikasi zona Asia dengan hanya mengalami satu kekalahan dari 16 pertandingan.

Mereka dua kali finis di posisi kedua di belakang Iran, sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan sepak bola Uzbekistan mulai memasuki level baru.

Namun, perubahan besar terjadi sebelum turnamen dimulai. Pelatih Timur Kapadze harus meninggalkan posisinya dan digantikan oleh mantan juara dunia Italia, Fabio Cannavaro.

Sebagai pemain, Cannavaro pernah mengangkat trofi Piala Dunia 2006 bersama Italia. Kini, ia menghadapi tantangan berbeda: membawa Uzbekistan melewati fase grup pada debut pertama mereka.

Persiapan Uzbekistan tidak berjalan sempurna. Mereka kalah 0-2 dari tuan rumah Kanada dalam laga uji coba, kemudian tumbang 1-2 dari Belanda di New York.

Namun, dua pertandingan tersebut menjadi pengalaman penting sebelum menghadapi lawan berat seperti Portugal.

Sementara Uzbekistan baru mengenal atmosfer Piala Dunia, Kolombia sudah memiliki pengalaman panjang. Turnamen 2026 akan menjadi penampilan ketujuh Kolombia di Piala Dunia. Setelah mencapai final Copa America terakhir, optimisme kembali tumbuh bahwa generasi ini mampu melampaui pencapaian terbaik mereka sebelumnya.

Prestasi terbaik Kolombia terjadi pada 2014 ketika mereka mencapai perempat final sebelum disingkirkan Brasil.

Namun, target realistis Kolombia kali ini adalah lolos dari fase grup. Dalam dua edisi sebelumnya, 2014 dan 2018, mereka berhasil melewati babak awal dengan catatan lima kemenangan dari enam pertandingan grup.

Setelah gagal tampil di Piala Dunia Qatar 2022, Kolombia memastikan tiket kali ini dengan performa solid di kualifikasi CONMEBOL.

Mereka finis di posisi ketiga dan mencatat kemenangan penting 2-1 atas Brasil.

Produktivitas mereka juga sangat mengesankan. Hanya juara dunia Argentina yang mencetak lebih banyak gol dalam kualifikasi Amerika Selatan.

Pemain seperti Luis Diaz dan James Rodriguez kembali menjadi pusat permainan.

Kolombia sempat mengalami dua kekalahan dari Kroasia dan Prancis pada jeda internasional Maret, tetapi mereka bangkit dengan kemenangan atas Kosta Rika 3-1 dan Yordania 2-0.

Melawan Yordania, Jhon Arias mencetak dua gol yang semakin meningkatkan kepercayaan diri tim.

Pertandingan ini mempertemukan dua gaya berbeda. Uzbekistan kemungkinan akan menggunakan pendekatan disiplin dengan formasi 3-4-2-1 yang menjadi ciri khas Cannavaro.

Mereka akan mengandalkan pertahanan rapat, organisasi posisi, serta transisi cepat ketika merebut bola.

Pemain penting mereka adalah Abdukodir Khusanov, bek tengah Manchester City yang menjadi pemimpin lini belakang.

Di depan, Uzbekistan memiliki ancaman dari kapten Eldor Shomurodov. Penyerang tersebut merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dengan 44 gol internasional.

Sementara itu, Kolombia akan mencoba memanfaatkan kualitas individu di lini serang.

Mereka kemungkinan bermain dengan tekanan lebih tinggi dan mengandalkan kombinasi Luis Diaz, James Rodriguez, dan Luis Suarez.

Diaz menjadi salah satu pemain paling berbahaya dalam kualifikasi CONMEBOL. Hanya Lionel Messi yang mencetak lebih banyak gol dibandingkan winger Kolombia tersebut.

James Rodriguez juga tetap menjadi sumber kreativitas utama setelah memimpin daftar assist kualifikasi Amerika Selatan dengan tujuh umpan gol.

Berita Tim

Uzbekistan kemungkinan kehilangan gelandang berpengalaman Jaloliddin Masharipov karena cedera punggung.

Selain Khusanov dan Shomurodov, pemain Eropa lain yang menjadi andalan adalah Abbosbek Fayzullaev. Pemain yang pernah dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Asia 2023 itu mencetak empat gol dalam kualifikasi.

Kolombia memiliki pengalaman dan kualitas individu lebih besar, tetapi Uzbekistan memiliki motivasi sejarah yang luar biasa.

Bagi White Wolves, pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka. Ini adalah kesempatan membuktikan bahwa perjalanan panjang menuju Piala Dunia akhirnya membawa mereka ke panggung yang tepat.

Perkiraan Formasi

Uzbekistan (3-4-2-1):

Yusupov; Khusanov, Abdullaev, Ashurmatov; Sayfiev, Shukurov, Mozgovoy, Nazrullaev; Fayzullaev, Urunov; Shomurodov.

Kolombia (4-2-3-1):

Vargas; Munoz, Sanchez, Lucumi, Mojica; Lerma, Rios; Arias, Rodriguez, Diaz; Suarez.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.