Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Workplace Bullying Pengaruhi Kesehatan Mental

2 Jumat, 18 Nov 2022, 20:05 WIB | Oleh:
Workplace Bullying Pengaruhi Kesehatan Mental Workplace Bullying Pengaruhi Kesehatan Mental Doc: ISTIMEWA
Ket. pekerjaan di kantor

JAKARTA - Perundungan di tempat kerja atau workplace bullying saat ini masih marak terjadi. Survei berjudul Millennials and Generation Z - Making Mental Health at Work a Priority oleh Deloitte menunjukkan hampir setengah dari milenial dan 54 persen Gen-Z melaporkan diskriminasi di tempat kerja karena alasan ras, suku dan gender.

Hasil survei terhadap 23.000 generasi milenial and Gen-Z di 45 negara menyatakan perundungan itu mempengaruhi kecemasan dan kesehatan mental saat bekerja. Jika dibiarkan perundungan di tempat kerja menjadi bentuk intoleransi dan diskriminasi yang membudaya, bahkan dinormalisasi di tempat kerja.

"Menyediakan lingkungan kerja dengan budaya yang positif termasuk bebas bullying dan diskriminasi adalah hal yang perlu diprioritaskan demi terwujudnya angkatan kerja masa depan yang lebih toleran dan inklusif," tegas Head of Communication PT Unilever Indonesia, Tbk Kristy Nelwan, melalui IG Live Kamis (1711)

Relawan dari komunitas Sudah Dong Tantri Arihta Sitepu, menyatakan tindakan perundungan di tempat kerja sebenarnya dapat dicegah, antara lain dengan cara membangun relasi yang baik dengan rekan-rekan kantor. Hal ini tentu saja membutuhkan usaha personal sehingga paling tidak bisa mengetahui ketertarikan personal (personal interest) masing-masing orang.

"Menggali prinsip personal satu sama lain melalui percakapan sehari-hari, tidak memaksakan prinsip personal kita pada orang lain, berkomunikasi dengan jelas tentang apa yang kita suka atau tidak suka dengan kata-kata yang santun, hingga memahami bahwa kita tidak mungkin bekerja sendiri,"paparnya.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, secara langsung seseorang sedang bertoleransi. Saat sudah mampu memahami apa yang menjadi batasan-batasan pribadi orang lain, maka sikap hormat (respect) pun akan terbangun. Akhirnya diharapkan tidak ada perundungan di antara rekan kerja di lingkungan kantor.

E-booklet Anti Perundungan

Di tengah semangat peringatan Hari Toleransi Internasional 2022, Unilever Indonesia melanjutkan kolaborasi dengan komunitas anti perundungan Sudah Dong dengan meluncurkan e-booklet bertajuk "Sadari, Kenali, Atasi Workplace Bullying." Panduan yang dapat diakses secara gratis ini untuk mendorong semangat dan komitmen masyarakat untuk memberikan fokus lebih dan melakukan aksi nyata melawan perundungan di tempat kerja.

Lebih dari itu E-booklet diharapkan dapat merangkul semakin banyak perusahaan untuk memiliki sistem, struktur dan kepemimpinan yang berpihak pada anti perundungan. "Seluruh fasilitas dan aktivitas yang kami persembahkan di Hari Toleransi Internasional kami harapkan dapat membuka jalan bagi terciptanya lingkungan kerja yang menjunjung tinggi keberagaman, rasa saling percaya, menghormati hak asasi manusia, dan memberikan kesempatan yang setara, tanpa bullying dan diskriminasi," tutup Kristy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.