Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Puncak Musim Hujan Terjadi Dua Kali, BMKG Ingatkan Daerah Rawan Banjir

📅 Selasa, 18 Okt 2022, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada! Puncak Musim Hujan Terjadi Dua Kali, BMKG Ingatkan Daerah Rawan Banjir Doc: ANTARA/Norjani Aseran
Ket. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit, Mulyono Leonardo menjelaskan prakiraan cuaca di Kotawaringin Timur.

SAMPIT - BMKG mengingatkan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mewaspadai potensi banjir lebih parah pada puncak musim hujan yang diprakirakan terjadi dua kali yakni Desember 2022 dan April 2023.

"Kami memprakirakan puncak musim hujan akan terjadi dalam dua fase yakni pada Desember dan April. Masyarakat di wilayah rawan banjir, diminta lebih waspada," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit, Mulyono Leonardo di Sampit, Selasa (18/10).

Mulyono menjelaskan, sejak awal September lalu Kotawaringin Timur telah memasuki musim penghujan. Dampaknya, dalam sebulan terakhir hingga saat ini banyak desa, khususnya di wilayah utara yang terendam banjir.

Masyarakat diimbau untuk terus waspada karena intensitas hujan cukup tinggi. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim penghujan periode ini akan terjadi hingga lebih dari enam bulan ke depan.

Berdasarkan kondisi atmosfer yang ada, saat ini tengah berada pada masa fenomena cuaca La Nina. Dalam kondisi ini memang berpotensi terjadi penambahan curah hujan sehingga harus diwaspadai.

Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diminta lebih waspada terhadap fenomena penambahan curah hujan yang terjadi. Terlebih bagi wilayah-wilayah rawan banjir atau yang saat ini sedang mengalami musibah banjir.

"BMKG memperkirakan potensi banjir yang terjadi di wilayah utara Kotawaringin Timur masuk dalam level tinggi. Peringatan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah," demikian Mulyono Leonardo.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Rihel menyampaikan, banjir saat ini terus meluas. Banjir yang sebelumnya melanda 24 desa di enam kecamatan, kini meluas menjadi 27 desa yang tersebar di delapan kecamatan.

"Ketinggian air rata-rata 60 sampai satu meter lebih. Untuk banjir di Kecamatan Telawang dan Muara Ubar itu ada pengaruh hujan dan air pasang laut naik," kata Rihel.

Banjir di Kecamatan Mentaya Hulu ada sembilan desa yakni meliputi Desa Tangkarobah, Pendadurian, Pahirangan, Baampah, Kawan Batu, Tangar, Kelurahan Kuala Kuayan, Tanjung Jariangau dan Bawan.

Banjir di Kecamatan Parenggean melanda Kelurahan Parenggean dan Bejarau. Banjir di Kecamatan Telaga Antang melanda delapan desa yaitu Tumbang Boloi, Tumbang Bajanei, Luwuk Kowan, Rantau Tampang, Mangkup, Rantau Katang, Tumbang Sangai dan Tukang Langit.

Banjir di Kecamatan Tualan Hulu melanda Desa Sebungsu. Banjir di Kecamatan Kota Besi melanda Desa Hanjalipan dan banjir di Kecamatan Bukit Santuai melanda Desa Tumbang Penyahuan.

Sementara itu banjir di Kecamatan Telawang melanda empat desa yaitu Biru Maju, Tanah Putih, Kenyala dan Sebabi. Banjir di Kecamatan Cempaga Hulu melanda Desa Sungai Ubar Mandiri.

"Banjir di Kecamatan Tualan Hulu tinggal yang terendam rumah di Desa Sebungsu. Biasanya tunggu satu atau dua hari banjirnya akan turun ke Desa Bejarau wilayah Parenggean. Untuk itu kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan," demikian Rihel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
JFW Bagian Penting Jakarta ...
Olahraga
Marselino Gabung Persija, M...
Nasional
Pelaku Usaha Dorong Optimal...
Nasional
Pemerintah Kejar Efisiensi ...
Luar Negeri
Amerika Serikat Perkuat Kap...
Rona
Jangan Anggap Enteng, Meski...
Luar Negeri
Swiss Sebut Kondisi Dunia S...
Nasional
DJP Pastikan Pajak Marketpl...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.