Koran-jakarta.com || Senin, 24 Mar 2025, 01:05 WIB

Warga Mesti Utamakan Kepedulian Sosial

  • Kepedulian Sosial
  • Gubernur DKI Pramono Anung

JAKARTA -Masyarakat jangan pernuh meninggalkan kepedulian sosial. Semua harus mengembangkan empati kepada sesama, terutama yang miskin dan tersingkir. Inilah bentuk belarasa.”Jangan sampai kehilangan empati kepada sesama,” pinta Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Minggu (23/3).

Ket. Gubernur Jakarta, Pramono Anung

Doc: antaranews

Dengan mengedepankan kepedulian, bakal meningkatkan jiwa gotong royong membantu sesama manusia, khususnya selama masa puasa. “Kepedulian sosial sangat penting dan paling utama. Umat tidak boleh kehilangan empati terhadap warga yang membutuhkan,” jelas Pramono.

Menurutnya, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Ini mengajarkan agar semua melakukan amal, bergotong-royong, tepo seliro, dan menahan hawa nafsu. Gubernur mengapresiasi Ponpes Minhajurrosyidin atas kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara santunan anak yatim yang diselenggarakan Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (22/3). Menurut Gubernur, Ponpes yang menghasilkan para juru dakwah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tersebut membagikan paket untuk 200-an lebih anak yatim dan lebih dari 500-an paket sembako untuk warga.

Pramono mengatakan ini bukan pertama kalinya dia datang ke Ponpes Minhajurrosyidin. Dia yang lahir di Kediri, Jawa Timur, merasa memiliki kedekatan dengan LDII. Pramono mengaku saat kecil pernah bergabung dengan Djamaah Motor Club (DMC) di Ponpes Wali Barokah Kediri yang juga banyak melahirkan juru dakwah LDII.

Gubernur Jakarta berharap kegiatan santunan mendatangkan berkah bagi anak-anak. Dia juga menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan seperti ini sangat positif,” tuturnya. Pramono berharap kegiatan berbagi dapat terus berkembang setiap tahun. Kolaborasi antara organisasi sosial dan pemerintah sangat penting untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Ketua Umum Yayasan Ponpes Minhajurrosyiddin, Abdul Syukur, menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam setiap kegiatan sosial. Syukur berharap bantuan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak anak yatim pada masa yang akan datang.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintahan pusat dan pemerintah Jakarta dalam kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPP LDII, Teddy Suratmadji, berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Ditlantas

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menggandeng sejumlah aliansi mahasiswa dari berbagai Universitas Jakarta untuk membagikan takjil kepada Masyarakat, khususnya di kawasan Jakarta Barat, Minggu. “Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi kami bersama adik-adik mahasiswa Jakarta kepada masyarakat, khususnya pengendara,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, Minggu.

Latif menjelaskan kegiatan Polantas berbagi kali digelar di sepanjang Jalan Daan Mogot KM 11, Cengkareng, Jakarta Barat. Pembagian takjil buka puasa dilaksanakan Ditlantas bersama aliansi mahasiswa dari Bina Nusantara, Esa Unggul, Mitra Bangsa, dan STIE YAI Jakarta.

Latif berharap kegiatan sosial ini akan dapat mempererat hubungan kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat. “Polantas tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani,” katanya. Kegiatan sosial ini merupakan wujud syukur bahwa Ditlantas dapat hadir di tengah-tengah masyarakat.

Tim Redaksi:
A
A

Like, Comment, or Share:


Artikel Terkait