Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Cianjur Berikan Pelatihan Hingga Bantuan Modal Warga Relokasi

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Cianjur Berikan Pelatihan Hingga Bantuan Modal Warga Relokasi Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman.

Cianjur - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberikan pelatihan dan pendampingan hingga bantuan modal usaha untuk warga penyintas gempa di perumahan relokasi sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga yang selama ini mengandalkan hidup dari sektor pertanian.

Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur Jumat, mengatakan untuk program pemulihan ekonomi warga penyintas gempa di perumahan relokasi tahap I dan II sudah dilakukan dinas terkait mulai dari pelatihan dan pembinaan bagi mereka yang ingin menjadi pelaku UMKM.

"Kamiakan menciptakan pelaku usaha baru dengan produk unggulan yang dapat dikembangkan di wilayahnya masing-masing, sehingga bahan baku untuk diolah merupakan bahan yang mudah didapat," katanya.

Pihaknya sudah meminta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Dikoperindag) Cianjur dan dinas terkait lainnya untuk menciptakan peluang usaha bagi warga penghuni perumahan relokasi yang selama ini minim pengetahuan tentang dunia usaha selain bertani.

Pihaknya selama ini menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku UMKM baru di Cianjur akan mendapat berbagai kemudahan dalam menjalankan usahanya termasuk bantuan modal mulai dari ratusan ribu rupiah sampai Rp10 juta per orang, sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya.

"Kami juga menyiapkan pasar bagi mereka dengan menggelar bazar UMKM rutin di pusat kabupaten hingga pusat kecamatan dan ritel moderen serta lobi hotel, sehingga produk mereka dapat dikenal kalangan luas terutama wisatawan," katanya.

Khusus di perumahan relokasi di Kecamatan Mande, pihaknya akan membangun pasar sebagai pusat perekonomian warga karena lokasinya yang jauh dari pusat kecamatan dan kabupaten, termasuk membuat jalur angkutan umum sebagai penunjang dengan rute sampai ke pusat kabupaten.

"Pemerintah daerah akan selalu membantu dan mendampingi warga penyintas sampai perekonomian mereka kembali pulih, sehingga mereka betah tinggal di perkampungan yang baru tanpa kesulitan dalam mengembangkan usaha untuk menafkahi keluarga," katanya.

Sementara warga di perumahan relokasi di Kecamatan Cilaku, mengatakan masih mengandalkan hidup dari hasil pertanian di kampung asal mereka di Kecamatan Cugenang karena belum memiliki keahlian lain termasuk beralih menjadi pelaku usaha.

"Menjadi pelaku usaha harus memiliki keahlian dan pengalaman termasuk modal, kami masih menunggu kalau ada pelatihan dan bantuan modal kami ikut, sekarang masih mengandalkan hidup dari hasil kebun di kampung asal," kata warga perumahan relokasi Cilaku, Adi Adhari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.