Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Strain Mpox Terbaru Memiliki Tingkat Kematian 5%

📅 Minggu, 18 Agu 2024, 07:11 WIB | Oleh:
Strain Mpox Terbaru Memiliki Tingkat Kematian 5% Doc: Istimewa
Ket. Mpox dapat menular melalui kontak fisik dengan seseorang yang terinfeksi, benda yang terkontaminasi, atau dengan hewan yang terinfeksi. Galur virus baru diketahui lebih menular dan berperilaku berbeda dari pola biasanya.

LOS ANGELES - Keputusan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), untuk menyatakan Mpox sebagai keadaan Darurat Kesehatan Global untuk kedua kali dalam dua tahun mungkin seperti "déjà vu", sekedar pengulangan, tetapi ada perbedaan utama antara strain virus yang menyebabkan kekhawatiran internasional saat ini dan jenis yang menyebar pada tahun 2022.

Dar NBC (National Broadcasting Company) News, virus Mpox diklasifikasikan menjadi dua kelompok berbeda: klade I dan klade II.

Clade II bertanggung jawab atas wabah tahun 2022, yang telah menyebabkan sekitar 100.000 kasus di seluruh dunia.

Profesor epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Fielding di Universitas California, Los Angeles, Anne Rimoin, menuturkan, wabah klade I lebih mematikan daripada klade 2, menewaskan hingga 10 persen orang yang sakit . Namun, wabah yang sekarang memiliki tingkat kematian yang lebih rendah.

"Dari sekitar 22.000 kasus dalam wabah di Kongo ini , lebih dari 1.200 orang telah meninggal, yang berarti tingkat kematian sedikit di atas 5 persen," tuturnya.

Sebagai perbandingan, wabah klade II di Afrika secara umum memiliki angka kematian sekitar 1 persen, dan hanya 0,2 persen kasus yang terkait dengan wabah global 2022 yang berakibat fatal.

"Tingkat keparahan penyakit tidak terlalu berkaitan dengan klade sebenarnya, tetapi lebih berkaitan dengan rute penularan, sistem imun individu, dan sumber infeksi," terang Rimoin.

Setelah Swedia pada Kamis mengumumkan kasus strain baru pertama di luar Afrika, menyusul otoritas Pakistan menyatakan hal yang sama. Sementara Beijing telah mengeluarkan ketentuan pemeriksaan lebih ketat pada pelancong yang datang hingga 6 bulan ke depan.

Namun kini, varian klade I telah menyebar secara internasional. Wabah ini dimulai pada Januari 2023 di Republik Demokratik Kongo, dan sejak itu telah mencapai 12 negara lain di kawasan tersebut.

Klade I lebih mudah menular daripada klade II dan bisa lebih parah, sehingga para ahli penyakit menular khawatir akan penyebaran internasional lebih lanjut.

"Kita seharusnya belajar dari kejadian tahun 2022 bahwa infeksi di mana pun berpotensi menjadi infeksi di mana-mana," kata Anne Rimoin.

Bagaimana versi mpox ini menyebar?

Mpox secara historis menyebar melalui beberapa cara. Yang pertama adalah melalui kontak langsung dan dekat dengan orang yang terinfeksi, seperti kontak kulit ke kulit dengan ruam atau dengan air liur atau lendir. Yang kedua adalah melalui kontak dengan bahan yang terkontaminasi. Dan yang ketiga adalah kontak dengan hewan yang terinfeksi: berburu, menjebak atau memasaknya, menyentuh hewan pengerat yang sakit atau digigit atau dicakar.

Pada tahun 2022, versi klade II yang menyebar secara global, dijuluki klade IIb, ditularkan terutama melalui kontak seksual, khususnya di kalangan pria yang berhubungan seks dengan pria.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.