Satgas Tambah Personel untuk Memburu MIT
📅 Selasa, 29 Jun 2021, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO/Dokumentasi Satgas Madago Raya
PALU - Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya menambah personel untuk memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Penambahan ini dilakukan usai Satgas sita logistik mereka dan kontak tembak dengan MIT di Dusun Manggalapi, Desa Sri Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabulaten Sigi, Sulawesi Tengah.
"Yang saya catat itu didapat kurang lebih 83 item. Waktu penyergapan mereka lari, kita melakukan penembakan dan pengejaran tetapi berhasil meloloskan diri," kata Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Bas, di Palu, Senin (28/6).
Satuan Tugas Madago Raya menemukan sebuah gubuk yang diduga sebagai tempat persembunyian MIT pada Sabtu (26/6), di mana dalam gubuk tersebut ditemukan sejumlah logistik, seperti pakaian, alat komunikasi, dan beberapa senapan angin beserta pelurunya. Sempat terlibat kontak tembak dengan Tim Satgas Madago Raya, namun kelompok tersebut berhasil melarikan diri.
Kini, tambah Kapolda, pengejaran terhadap sisa kelompok yang dipimpin Ali Kalora tersebut terus dilakukan. Satgas Madago Raya juga menambah pasukan untuk memantau kelompok teroris tersebut.
"Sampai sekarang kita melaksanakan pengejaran di semua titik, dan juga termaksud penambahan personel dibantu teman-teman dari korem," sebutnya.
Dari Simpatisan
Kapolda mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak membantu kelompok tersebut, karena dari beberapa logistik yang ditemukan, ditengarai berasal dari simpatisan kelompok itu.
"Yang paling penting jangan simpati kepada teroris yang melakukan teror kejahatan kepada masyarakat," terangnya.
Hingga kini keberadaan Ali Kalora belum diketahui. Dari data pihak Kepolisian sisa kelompok tersebut berjumlah sembilan orang.
"Penegakan hukum ini ada soft dan hard. Soft-nya memgimbau kepada mereka untuk turun dan menyerahkan diri dengan baik baik. Kalau hard-nya, ketemu akan penindakan tegas terukur," tambahnya.
Sebelumnya Kasatgas VI Humas Madago Raya Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan penemuan pondok itu oleh Tim Bravo 16. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satgas Madago Raya ditemukan berbagai macam barang bukti di Pegunungan Manggalapi.
Didik menjelaskan, penemuan ini bermula saat Tim Bravo 16 melaksanakan kegiatan patroli di wilayah pegunungan Manggalapi, Desa Sri Rejeki, Kecamatan Palolo sekitar pukul 17.00 WITA.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!