Saat Ramadan-Lebaran, BI Bengkulu Akan Siapkan Rp2,48 Triliun Uang Kartal
📅 Minggu, 09 Feb 2025, 20:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BENGKULU – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu menyiapkan uang kartal 2,48 triliun rupiah untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah daerah pada Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di 2025.
"Dalam rangka memastikan pemenuhan kebutuhan uang rupiah bagi masyarakat pada periode Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu akan menyiapkan uang kartal sebesar 2,48 triliun rupiah," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana, di Bengkulu, Minggu (9/2).
Wahyu mengatakan kebutuhan uang kartal pada Ramadan dan Lebaran 2025 ini diperkirakan meningkat sebesar 3,3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak perlu khawatir untuk kecukupan sediaan uang rupiah selama bulan Puasa dan Lebaran nanti.
"Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu tidak membuka layanan penukaran di loket, namun akan bekerja sama dengan perbankan untuk memberikan layanan penukaran kepada masyarakat," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 Bank Indonesia juga akan menyelenggarakan layanan kas keliling secara ritel di pusat keramaian dan/atau pusat perbelanjaan, baik di dalam kota maupun di luar kota.
"Selain layanan kas keliling, juga dilaksanakan kegiatan layanan kas terpadu, berupa layanan penukaran bersama Bank Indonesia dan perbankan sebagai wujud kolaborasi untuk memberikan layanan optimal kepada masyarakat," ujarnya.
Dengan upaya tersebut, konsumsi masyarakat tidak terganggu dan akan memberikan dampak positif terhadap akselerasi perekonomian Bengkulu yang notabene ditopang oleh sektor konsumsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, masyarakat juga tetap diingatkan agar berbelanja bijak demi menjaga stabilitas inflasi daerah, berbelanja sesuai kebutuhan serta tidak menimbun barang demi menjaga inflasi tetap berada pada rentang target nasional 2,5 plus minus 1 persen yoy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!