Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rektor IAIN Ambon Dorong Penguatan Literasi Perdamaian

24 Senin, 13 Jan 2025, 19:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rektor IAIN Ambon Dorong Penguatan Literasi Perdamaian Rektor IAIN Ambon Dorong Penguatan Literasi Perdamaian Doc: ANTARA
Ket. Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano, di Ambon, Maluku, Senin (13/1/2025).

AMBON – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Maluku, Abidin Wakano, menekankan pentingnya penguatan literasi perdamaian sebagai upaya menciptakan masyarakat yang harmonis dan mencegah konflik di Kota Ambon. 

“Kita harus memperkuat literasi perdamaian. Jangan mewarisi cerita-cerita konflik ke generasi muda, melainkan harus mewarisi perdamaian. Ceritakan tentang keindahan persaudaraan dan sebagainya,” kata Rektor IAIN Ambon, Abidin Wakano, di Maluku, Senin(13/1). 

Hal ini disampaikannya menyusul adanya bentrok yang terjadi antarkelompok pemuda pada Minggu, 12 Januari 2025 dini hari, di kawasan Tugu Trikora, Kota Ambon. 

Ia mengatakan literasi perdamaian perlu dikuatkan dengan narasi-narasi perdamaian, persahabatan, dan persaudaraan.

Untuk diketahui, bentrokan massa terjadi di Tugu Trikora Ambon, Minggu (12/1), yang bermula dari cekcok antarpemuda yang diduga terlibat balap liar dan mabuk-mabukan di sekitar Tugu Trikora tersebut. 

Perselisihan kecil tersebut memicu konsentrasi massa hingga akhirnya terjadi bentrokan meluas ke beberapa jalan utama dan kawasan permukiman. 

Akibat bentrokan ini, tiga sepeda motor dan satu bangunan dilaporkan terbakar. Beberapa orang juga mengalami luka-luka akibat lemparan batu. Aparat kepolisian dari Polresta Ambon yang mendapat laporan pada Minggu (12/1) pukul 01.30 WIT dini hari, langsung bergerak ke lokasi kejadian. 

Terkait balap liar yang meresahkan masyarakat, Abidin Wakano yang juga Ketua Pusat Rekonsiliasi dan Mediasi Ambon itu mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan mengajak lembaga pendidikan serta organisasi keagamaan memberikan edukasi kepada para pelaku. 

Dia menyarankan pendekatan berbasis data, seperti by name by address, untuk mengidentifikasi mereka yang sering terlibat. “Setiap sekolah, kampus, dan lembaga terkait dapat dengan mudah melacak siapa saja yang terlibat, bekerja sama dengan wali kelas atau orang tua,” ujarnya. 

Abidin juga mengkritisi perilaku seperti mabuk-mabukan yang sering dianggap lumrah di masyarakat. Menurutnya, perilaku tersebut harus dilihat sebagai kebodohan lokal, bukan kearifan lokal. 

Ia mengajak masyarakat untuk mengubah karakter cepat emosional yang sering memicu konflik. Transformasi mentalitas ini, menurutnya, merupakan kunci penting untuk mencegah perselisihan di masa depan. 

Menurutnya, seluruh pihak berperan penting dalam menciptakan kedamaian di Maluku, baik pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri. 

Hal ini dapat dilakukan dengan pendekatan melawan provokasi jahat dengan provokasi kebaikan sebagai langkah penting untuk menciptakan narasi yang mendukung perdamaian.

“Dalam kondisi begini, butuh peran dari seluruh pihak yang konsisten dan berani menyuarakan perdamaian,sehingga bina damai di Maluku bisa menjadi model pembelajaran bagi daerah lain," ucapnya. 

Melalui penguatan literasi perdamaian, Abidin optimistis Maluku, khususnya Ambon, dapat terus menjadi contoh sukses dalam merawat harmoni di tengah keberagaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.