Koran-jakarta.com || Selasa, 25 Mar 2025, 16:45 WIB

Polres Tasikmalaya Menyiapkan Tim Ganjal Ban di Tanjakan Jalur Mudik

  • Polres Tasikmalaya

TASIKMALAYA– Kepolisian Resor Tasikmalaya menyiapkan tim ganjal ban dari kalangan masyarakat yang sudah dilatih untuk siaga membantu kendaraan yang menghadapi hambatan saat melintasi tanjakan di jalur mudik Tasikmalaya-Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat selama musim mudik Lebaran 2025.

Ket. Polisi memasang spanduk peringatan di jalur mudik kawasan Tanjakan Bohong, Jalan Raya Tasikmalaya-Garut tepatnya di Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Doc: ANTARA

"Mereka bertugas untuk membantu pengendara yang kesulitan melintasi tanjakan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya, AKP Iwan Sujarwo di Tasikmalaya, Selasa (25/3).

Ia menuturkan, Kepolisian Resor Tasikmalaya telah melakukan persiapan untuk pengamanan dan juga mengantisipasi berbagai gangguan maupun hambatan arus lalu lintas kendaraan di jalur mudik.

Khususnya di jalur wilayah Singaparna-Cilawu atau jalan menghubungkan Kabupaten Garut dengan Tasikmalaya, kata dia, disiapkan sejumlah personel untuk melakukan pengaturan termasuk dibantu tim ganjal ban di lokasi tanjakan.

Tepatnya, lanjut dia, tim yang berjumlah 10 orang dilengkapi dengan peralatan ganjal dari kayu dan berpakaian rompi khusus itu disiagakan di kawasan Tanjakan Bohong, Kecamatan Salawu.

"Ada 10 orang tim 'rescue' ganjal ban yang kami siapkan," katanya.

Ia menyampaikan tim ganjal ban itu sudah diberikan pelatihan dan tugas intinya untuk mengganjal kendaraan yang tidak bisa menanjak dengan lama tugasnya selama tujuh hari sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Kehadiran mereka, kata dia, diharapkan bisa membantu pengendara lebih mudah melewati jalur menanjak, sehingga lebih aman, dan lancar perjalanannya.

"Tanjakan Bohong memang sangat bahaya, disebut bohong karena sepintas tidak terlihat curam, padahal sangat tajam, dan curam, makanya pengendara harus hati-hati," kata Iwan.

Ia menambahkan kondisi jalan di tanjakan tersebut memiliki kemiringan yang panjang dan menikung, akibatnya seringkali kendaraan terutama truk besar gagal menanjak.

Adanya tim ganjal ban itu, kata dia, akan membantu mengganjal kendaraan apabila berhenti, kemudian pengemudi bisa dengan mudah mengawali laju kendaraannya.

"Mereka saat bertugas dilarang meminta apalagi memaksa terhadap pengendara yang dibantu, dan insya Allah kita siapkan perhatian bagi mereka," katanya.

Tim Redaksi:
A
B

Like, Comment, or Share:


Artikel Terkait