Plester Modern Pembakar Lemak dalam Tubuh
📅 Kamis, 20 Sep 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
Ilmuwan mengembangkan perangkat medis pembakar lemak yang ditempel di tubuh tanpa rasa sakit. Perangkat ini tidak mengganggu dan mudah digunakan.
Problem kebugaran masih menghantui kebanyakan orang di dunia. Banyak orang mengeluhkan kondisinya cepat lelah dan tidak gesit bergerak. Salah satu penyebab buruknya kesehatan seseorang adalah timbunan lemak pada tubuh.
Dalam perkembangan dunia medis dan kesehatan, sudah banyak metode yang diciptakan untuk melenyapkan timbunan lemak. Selain dengan obat-obatan, dilakukan juga terapi dengan alat khusus penggelontor lemak dalam tubuh.
Baru-baru ini, ilmuwan menciptakan metode dan alat baru yang dapat membantu mengatasi masalah timbunan lemah tanpa menggunakan operasi bedah. Metode ini menggunakan alat semacam patch.
Dari hasil uji coba di laboratorium, teknologi patch baru ini digadang akan menjadi metode baru untuk mengurangi timbunan lemak pada perut yang buncit hingga 30 persen.
Teknologi ini menggabungkan cara baru pengiriman obat-obatan, melalui patch jarum mikro dimana obat-obatan yang digunakan ini mampu mengubah jaringan lemak putih menjadi lemak coklat dan membakarnya sebagai energi.
Dari hasil riset laboratorium yang dilakukan oleh para peneliti di Nanyang Technological University (NTU) di Singapura, pendekatan inovatif yang dikembangkan para ilmuwan ini diklaim mampu mengurangi penambahan berat badan pada tikus dengan diet tinggi lemak lebih dari 30 persen selama empat minggu.
Patch baru ini menyerupai sebuah potongan kecil yang dapat ditempelkan langung ke area tubuh. Jenis patch kulit baru ini berisi ratusan jarum mikro. Masing-masing jarum berukuran jauh lebih tipis dari rambut manusia serta mengandung agonis beta-3 adrenergik reseptor agonis atau obat lain yang disebut hormon tiroid T3 triiodothyronine.
Saat patch ditekan ke kulit sekitar dua menit, jarum mikro ini akan tertanam di kulit dan di lepaskan dari patch. Patch sendiri bisa di lepaskan dari kulit.
Saat jarum turun masuk, molekul obat kemudian perlahan-lahan membaur dengan lemak putih yang menyimpan energi di bawah lapisan kulit, kemudian mengubahnya menjadi lemak coklat yang membakar kalori atau energi.
Lemak coklat ditemukan pada bayi dan membantu agar bayi tetap hangat dengan membakar kalori. Seiring bertambahnya usia manusia, jumlah lemak coklat berkurang dan diganti dengan lemak putih visceral atau lemak dalam yang disimpan sebagai cadangan dan menyelimuti organ dalam.
Diterbitkan di Jurnal Small Methods belum lama ini, pendekatan ini dapat membantu mengatasi masalah obesitas di seluruh dunia tanpa menggunakan operasi bedah atau pengobatan oral yang memerlukan dosis besar dan dapat menimbulkan efek samping yang serius.
"Dengan microneedles tertanam di kulit tikus, lemak sekitarnya mulai menjadi coklat dalam lima hari, yang membantu meningkatkan pelepasan energi tikus, yang menyebabkan penurunan lemak tubuh," kata Xu Chenjie.
Xu Chenjie merupakan rekan profesor Chen Peng, pemimpin penelitian. Keduanya berasal dari NTU Singapura. Xu sendiri selama ini memusatkan perhatian pada penelitian dalam sistem pemberian obat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!