Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Bupati Minta Dinkes Cianjur Tetap Gencarkan Pencegahan Polio

📅 Senin, 03 Apr 2023, 00:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Bupati Minta Dinkes Cianjur Tetap Gencarkan Pencegahan Polio Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman.

Cianjur - Perkuat pelayanan kesehatan. Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, meminta Dinas Kesehatan setempat untuk tetap menggencarkan upaya pencegahan meskipun saat ini Cianjur nol kasus polio, termasuk menggencarkan imunisasi lengkap hingga ke pelosok.

"Dinkes Cianjur dan tenaga kesehatan dapat mempertahankan prestasi sampai saat ini Cianjur masih nol kasus polio, namun jangan sampai pencegahan tidak dilakukan," kata Herman saat dihubungi di Cianjur, Minggu.

Herman menegaskan, untuk menekan angka polio tidak kembali mencuat di Cianjur, bukan berarti tenaga kesehatan harus berleha-leha namun tetap ikhtiar agar kasus polio tersebut tidak lagi terjadi.

Bupati Cianjur, meminta agar berbagai kalangan ikut serta dalam mempertahankan nol kasus polio di Cianjur dengan berbagai cara tidak hanya oleh dinas kesehatan, termasuk bagi orang tua yang memiliki balita untuk menuntaskan imunisasi untuk anaknya.

"Setiap lapisan warga mulai dari tingkat RT, RW, kepala desa, posyandu, serta yang lainnya agar terus melakukan pencegahan terhadap polio dan penyakit lainnya dengan menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan sekitar," katanya.

Kepala Dinkes Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, mengatakan polio atau poliomyelitis dapat menyerang siapa saja, namun umumnya banyak menyerang anak usia di bawah 5 tahun atau balita terutama yang belum menjalani imunisasi polio.

"Selain kelumpuhan permanen, polio bisa menyebabkan gangguan pada saraf pernapasan. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas. Polio disebabkan oleh virus polio, virus tersebut masuk melalui rongga mulut atau hidung, kemudian menyebar dalam tubuh melalui aliran darah," katanya.

Penyebaran virus polio dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tinja penderita polio, atau melalui konsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi virus polio. Sehingga upaya menekan nol kasus polio di Cianjur terus dilakukan dengan berbagai cara.

"Kita juga meminta orang tua yang punya anak balita dan belum mendapat imunisasi polio dapat datang ke pusat layanan terdekat serta menuntaskan semua imunisasi untuk anak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.