Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bantul Minta Petani Berinovasi Kembangkan Sektor Pertanian

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 17:14 WIB | Oleh:
Pemkab Bantul Minta Petani Berinovasi Kembangkan Sektor Pertanian Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Petani menanam padi dengan menggunakan alat mesin pertanian di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengajak seluruh sivitas pertanian di daerah ini untuk terus berinovasi dan menerapkan teknologi baru guna mengembangkan sektor pertanian agar lebih efektif dan efisien.

"Yang penting adalah kita mengingatkan kembali kepada seluruh sivitas pertanian, mulai dari dinas sampai petani untuk terus berinovasi dan menerapkan teknologi baru," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangannya pada peringatan Bantul Agro Expo dalam rangka Hari Krida Pertanian di Bantul, Jumat.

Dia mengatakan, inovasi yang telah dilakukan di wilayah Bantul diantaranya membuat berbagai macam demplot, uji coba tanaman cabaioff seasonatau menanam di luar musim, uji coba lobster di daratan, uji coba budidaya bandeng dan berencana melakukan uji coba budidaya garam.

"Ini adalah cara kita menemukan jalan baru yang lebih efektif dan efisien untuk pengembangan pertanian," katanya.

Bupati juga mengatakan, berbagai upaya dalam rangka mendorong perkembangan di sektor pertanian telah dilakukan Pemkab Bantul, termasuk beberapa inovasi yang telah signifikan meningkatkan hasil produksi pertanian.

Salah satunya adalah pengembangan tanaman pertanian hortikultura bawang merah dan cabai pada lahan pasir pantai selatan yang menghasilkan produksi panen rata rata mencapai 10 ton hingga 15 ton per hektare.

"Setelah uji coba pertanian diterapkan hasilnya signifikan, contohnya pertanian lahan pasir hortikultura bawang merah dan cabai itu berhasil. Bahkan hasil panennya minimal 10 ton hingga 15 ton per hektare," katanya.

Bupati mengatakan, menyadari sempitnya lahan pertanian di Bantul yang luasnya sekitar 14 ribu hektare, maka dilakukan intensifikasi pertanian, sebuah cara yang tepat sebab ekstensifikasi atau perluasan lahan pertanian tidak memungkinkan dilakukan.

"Kalau ekstensifikasi atau perluasan lahan pertanian jelas tidak mungkin mengingat luas wilayah Bantul. Makanya, intensifikasi pertanian harus terus kita lakukan dengan penemuan-penemuan teknik baru," katanya.

Selain itu, berbagai upaya dilakukan Pemkab dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, berupa fasilitasi pengembangan sumber daya manusia (SDM), insentif pajak bumi dan bangunan (PBB), pemberian subsidi pupuk, benih dan obat-obatan, serta bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan hasil produktivitas pertanian.

"Pemerintah hanya bisa mengintervensi di hulunya. Jadi di sisi produksinya dengan cara fasilitasi dan pengembangan SDM, insentif pembebasan PBB sampai 70 persen, jadi hanya bayar 30 persen, kemudian subsidi pupuk, benih, obat-obatan, dan bantuan alsintan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.