Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pekerjaan yang Menstimulasi Mental Dapat Membantu Menangkal Demensia

📅 Minggu, 28 Apr 2024, 15:12 WIB | Oleh:
Pekerjaan yang Menstimulasi Mental Dapat Membantu Menangkal Demensia Doc: Istimewa

Sebuah studi terbaru mengungkapkan, pekerjaan yang menantang otak dapat membantu pikiran menjadi tetap tajam seiring bertambahnya usia. Penelitian yang melibatkan lebih dari 7.000 orang dewasa berusia antara 69 hingga 104 tahun menemukan bahwa orang yang memiliki riwayat pekerjaan yang merangsang mental memiliki risiko lebih rendah mengalami gangguan kognitif ringan dan demensia setelah usia 70 tahun dibandingkan dengan orang yang memiliki riwayat pekerjaan yang tidak merangsang mental.

"Hasil penelitian ini menggarisbawahi potensi pekerjaan yang merangsang secara kognitif untuk meningkatkan cadangan kognitif dan menunda timbulnya penurunan kognitif," kata penulis studi Bjørn H. Strand, PhD, seorang profesor peneliti dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia di Oslo, dikutip dari Everyday Health, Selasa (23/4)..

"Studi ini juga mendukung gagasan bahwa semakin banyak Anda menggunakan otak Anda selama usia dini dan paruh baya, semakin siap Anda untuk menangkal penurunan kognitif di kemudian hari," tambahnya.

Dalam artikel yang diterbitkan di jurnal Neurology, Dr. Strand dan timnya menganalisis data 305 pekerjaan unik. Mereka mengevaluasi tingkat tuntutan kognitif yang dialami para partisipan saat melakukan setiap pekerjaan antara usia 30 dan 65 tahun, dengan menggunakan alat data yang disebut indeks intensitas tugas rutin (RTI).

Penilaian indeks ini didasarkan pada persamaan yang melibatkan empat skala untuk mengevaluasi seberapa banyak pekerjaan yang melibatkan tugas-tugas manual rutin dan tugas-tugas kognitif rutin dibandingkan dengan seberapa banyak pekerjaan yang melibatkan tugas-tugas kognitif nonrutin yang tidak terstruktur dan tugas-tugas interpersonal.

"Penilaian ini tidak didasarkan pada kuesioner peserta. Setiap orang dengan pekerjaan yang sama memiliki RTI yang sama terlepas dari perbedaan individu dalam tugas dan tanggung jawab," tutur Yuko Hara, PhD, Direktur Penuaan dan Pencegahan Alzheimer di Alzheimer's Drug Discovery Foundation, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Para peneliti mengukur tuntutan kognitif pekerjaan setidaknya satu kali ketika peserta berusia di bawah 50 tahun dan setidaknya satu kali ketika peserta berusia di atas 50 tahun. Setelah usia 70 tahun, partisipan menyelesaikan tes memori dan berpikir untuk menilai apakah mereka memiliki gangguan kognitif ringan.

Dibandingkan dengan mereka yang memiliki nilai rendah pada indeks RTI, individu yang memiliki pekerjaan dengan tingkat pekerjaan rutin yang tinggi menghadapi risiko 74 persen lebih besar mengalami gangguan kognitif ringan di kemudian hari, dan risiko demensia 37 persen lebih tinggi.

Penelitian ini menyoroti bahwa 42 persen dari mereka yang memiliki pekerjaan dengan tuntutan kognitif paling rendah didiagnosis mengalami gangguan kognitif ringan dibandingkan dengan 27 persen yang memiliki pekerjaan dengan tuntutan kognitif paling tinggi.

Di sisi lain, Dr. Hara mengatakan, tidak semua orang dapat memiliki karier yang secara konsisten memberi energi pada otak. Untuk orang-orang tersebut, dia merekomendasikan untuk pergi ke luar tempat kerja untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang membangun kognisi, seperti mengikuti kelas baru, membaca buku, belajar bahasa baru, atau belajar memainkan alat musik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.