Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Mantap, Layanan Siaran TV untuk Daerah "Blank Spot" Diuji Coba Pada 11 Lokasi

Foto : ANTARA/Livia Kristianti

Direktur Jenderal PPI Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Selasa (12/9/2023).

A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta - Mantap, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan layanan infrastruktur siaran TV untuk daerah-daerah blankspot atau dikenal juga dengan program bernamaDigital Broadcasting Systemsaat ini tengah diuji coba di 11 lokasi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemenkominfo Wayan Toni Supriyanto mengatakan nantinya dari 11 lokasi tersebut,Kemenkominfo dapat mengambil evaluasi serta kebijakan lanjutan mengenai program itu.

"JadiDigitalBroadcastingSystemini infrastruktur siaran TV untuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Saat ini memang sedang diuji coba di 11 wilayah. Nah ini adalahmock upatau percontohan jadi kami ambil kebijakan melihat dari yang ada di 11 wilayah ini," kata Wayan, di Jakarta, Selasa.

AdapunDigital Broadcasting Systempada dasarnya disiapkan untuk menjangkau daerah-daerah di Indonesia yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan siaran TV sama sekali.

Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 113 wilayah yang masuk sebagai daerahblank spotdari siaran TV itu.

Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal PPI Kemenkominfo Geryantika Kurnia menambahkan informasi bahwaDigital Broadcasting Systemtersebut akan dikerjakan oleh Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

Dalam prakteknya di lapangan, TVRI tidak berjalan sendiri dan mendapatkan dukungan kolaborasi dari Pemerintah Prancis untuk mewujudkanDigital Broadcasting Systemtersebut.

"Jadi saat ini masih berproses, kami lagi siapkan untuk eksekusinya dengan perwakilan Prancis. Jadi nanti akan ada di 113 wilayah layanan dengan jumlah kurang lebih 173 kabupaten dan kota. Rencananya dibangun TVRI, mudah-mudahan mulai pembangunan di akhir tahun ini," kata Geryantika.

Harapannya programDigital Broadcasting Systembisa rampung pada 2024 dan melengkapi layanan industri penyiaran dengan lebih baik dan setara di Indonesia.

Sebelumnya, terkait dengan industri penyiaran,Kemenkominfo juga telah berhasil melaksanakan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital di tingkat nasional.

Kemenkominfo memastikan ASO nasional secara resmi telah berakhir pada 12 Agustus 2023, dan saat ini sepenuhnya masyarakat yang sebelumnya dilayani oleh siaran TV analog sudah menikmati siaran TV digital yang kualitas gambar serta suara lebih jernih dan baik.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top