Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Sengketa Teritorial

Korut: Sanksi Korsel Akan Makin Picu Permusuhan

Foto : ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/as

Arsip l Seorang pria menonton TV yang menyiarkan berita tentang Korea Utara yang menembakkan rudal balistik di atas Jepang, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korea Selatan, 4 Oktober 2022.

A   A   A   Pengaturan Font

Seoul - Korea Utara pada Kamis mengecam upayaSeoul untuk memberlakukan sanksi tambahan terhadap Pyongyang setelah peluncuran rudalnya, menyebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan pemerintahannya "bodoh" meniru Amerika Serikat (AS), menurut laporan media pemerintah KCNA.

Adik perempuan pemimpin Korea UtaraKim Jong Un, Kim Yo Jong, membuat pernyataan tersebut, yang disiarkan KCNA, memperingatkan bahwa sanksi dan tekanan akan menambah "permusuhan dan kemarahan" Korut.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Selasa mengatakan mereka sedang meninjau sanksi independen terhadap Pyongyang.

Mereka mengatakan sanksi terhadap sektor siber termasuk di antara yang dipertimbangkan jika Korut mendorong uji coba nuklir.

Korut telah melakukan peluncuran rudal balistik dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini dan selama berbulan-bulan Washington mengatakan bahwa Korut kapan saja dapat melakukan uji coba bom nuklir, yang pertama sejak 2017.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : andes
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top