Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesetaraan Gender di Sektor Hankam Hasilkan Perdamaian Baik

📅 Minggu, 15 Des 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kesetaraan Gender di Sektor Hankam Hasilkan Perdamaian Baik Doc: ANTARA/Cindy Frishanti
Ket. Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton berbicara pada pembukaan Simposium Kepemimpinan yang Responsif Jender di Jakarta, Sabtu (14/12/2024).

Jakarta - Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton mengatakan bahwa kemajuan kesetaraan jender yang berlaku dalam sektor pertahanan dan keamanan hasilkan perdamaian lebih baik.

“Partisipasi perempuan yang penuh, setara dan bermakna dalam semua aspek pertahanan dan keamanan menghasilkan hasil perdamaian yang lebih baik dan lebih berkelanjutan,” kata Dutton saat memberi sambutan di pembukaan Simposium Kepemimpinan yang Responsif Jender pada Sabtu di Jakarta.

Dutton menjelaskan perempuan perlu memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk dapat menjadi makmur, sukses dan setara, sekaligus menghilangkan kemiskinan dan meningkatkan keamanan masyarakat.

Dia juga mengatakan setiap orang dapat dan harus mengadvokasi perubahan karena kesetaraan dan inklusivitas jender tidak hanya baik untuk perempuan tetapi juga baik untuk masyarakat secara keseluruhan.

Karena itulah, kata Dutton, kemajuan kesetaraan jender dalam agenda perdamaian dan keamanan merupakan isu penting yang memerlukan kerja sama dari semua pihak.

"Kesetaraan jender bukanlah isu perempuan, Ini adalah isu sosial,” tegas Dutton.

Dubes Kanada juga mengatakan bahwa sangat penting bagi semua untuk mengatasi tantangan yang ada sekaligus menyediakan wadah bagi perempuan untuk berpartisipasi secara bermakna, terutama di sektor pertahanan dan keamanan.

Kedutaan Besar Kanada, dalam Program Pelatihan dan Kerja Sama Militer Kanada (MTCP), bermitra dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI menyelenggarakan Simposium Kepemimpinan yang Responsif Jender di Jakarta.

Simposium itu merupakan penutup kursus Integrasi Perspektif Perempuan dan Jender di dalam Angkatan Bersenjata yang diselenggarakan oleh Indonesia dan Kanada dari 9-14 Desember 2024 dengan partisipasi dari Indonesia, Vietnam, Malaysia dan Filipina.

Acara tersebut mendorong diskusi kritis tentang upaya para pemimpin di semua tingkatan memiliki potensi untuk mengubah budaya organisasi, berbagai praktik terbaik, dan membantu memajukan agenda perempuan, perdamaian dan keamanan di Indonesia dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

14 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.