Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi Produk Unggas Dipacu

📅 Jumat, 27 Agu 2021, 17:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hilirisasi Produk Unggas Dipacu Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri) saat Pelepasan Ekspor Perdana Produk Ayam Olahan PT Raja Jeva Nisi ke Bangladesh di Karawang, Jawa Barat, Jumat (27/8).

KARAWANG - Pemerintah terus mendorong hilirisasi produk unggas agar memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional. Industrialisasi produk unggas membuat ayam hasil produksi domestik termanfaatkan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan hilirisasi produk unggas ini sebagai jalan keluar mengatasi banyaknya ayam hasil produksi peternak dalam negeri.

"Langkah ini (hilirisasi) merupakan solusi dari peternakan ayam yang banyak itu. Tentu kalau ada industri seperti berarti makin banyak juga ayan yang dipotong. Karena makin lama ayam itu hidup makan besar biayanya ucap Syahrul dalam acara "Pelepasan Ekspor Perdana Produk Ayam Olahan PT Raja Jeva Nisi ke Bangladesh," di Karawang, Jawa Barat, Jumat (27/8).

Lebih lanjut dikatakan Mentan, pihaknya sangat mendukung perusahaan perusahaan sektor pangan yang berorientasi ekspor. Terlebih yang diekspor hasil hilirisasi dari produk unggas. "Tentu kita baru karpet merah. Artinya, kita bisa bersaing di pasar internasional. Kita bisa membantu menyuplai pangan di negara lain,"

Dia berharap agar ekspor produk pangan termasuk pangan olahan tidak hanya fokus ke satu negara tetapi juga ke banyak negara. "Tidak hanya Bangladesh, tetapi juga negara yang dekat dekat seperti Timor Timur ataupun Papua Newgini, Singapura, bahkan Malaysia,"ujar Mentan.

PT Raja Jeva Nisi sebagai perusahaan pengolahan produk unggas seperti nugget, sosis, spicy wing, karage, dan lainnya yang berada di Karawang akan melakukan ekspor perdananya ke negara Bangladesh.

Direktur PT Raja Jeva Nisi, Ariefin mengatakan, ekspor berupa chicken nugget sebanyak 18 Ton akan dikirimkan secara bertahap hingga akhir tahun 2021, ke Negara Bangladesh. Pengiriman dilakukan bertahap sebanyak 3 ton setiap kirimnya.

PT Raja Jeva Nisi merupakan group dari perusahaan PT. Taat Indah Bersinar (TIB). Dari budidaya Grand Parent Stock hingga pengolahan daging unggas untuk menjadi nugget, sosis, spicy wing, karage dan pengolahan yang lain.

"Suplai bahan baku untuk RPA (Rumah Pemotongan Ayam) dan Pabrik Pengolahan, didapatkan dari peternakan yang menerapkan good farming practice dan dibawah pengawasan dokter hewan dan sarjana peternakan yang berpengalaman," kata Ariefin.

Saat ini, PT Raja Jeva Nisi memproduksi karkas ayam, fillet daging, sosis, chicken nugget, spicy wing, spicy chick, telah tersebar di beberapa modern market, marketplace, dan pasar Internasional.

Direktur Utama TIB, Tjandra Srimulianingsih mengatakan, Bangladesh menjadi negara pertama tujuan ekspor sebelum masuk ke negara negara lainnya. Perusahaan itu mengincar banyak negara lainnya. "Bangladesh merupakan pintu gerbang kita sebelum masuk banyak negara lainnya," tegas Tjandra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.