Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Google Uji Coba Tanda Centang Biru di Hasil Pencarian

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 06:00 WIB | Oleh:
Google Uji Coba Tanda Centang Biru di Hasil Pencarian Doc: Istimewa

Alphabet Inc., perusahaan induk Google sedang menguji coba menampilkan fitur terbaru berupa tanda centang terverifikasi di samping perusahaan tertentu pada hasil pencariannya. Ini menjadi sebuah langkah yang bertujuan untuk membantu pengguna mengidentifikasi sumber-sumber yang terverifikasi atau terpercaya dan menghindari situs web palsu yang dapat menipu pengguna dengan informasi yang tidak benar.

Situs web palsu yang meniru bisnis atau layanan resmi dapat merayap naik di hasil pencarian online, mengarahkan pengguna untuk melihat informasi yang salah tentang bisnis tersebut, menipu pengguna dan berpotensi merugikan merek.

"Kami secara teratur bereksperimen dengan fitur-fitur yang membantu pembeli mengidentifikasi bisnis yang dapat dipercaya secara online, dan saat ini kami sedang menjalankan eksperimen kecil yang menunjukkan tanda centang di samping bisnis tertentu di Google," kata juru bicara urusan publik Google, Molly Shaheen, dikutip dari The Verge, Minggu (6/10).

Google sudah menggunakan sistem otomatis untuk mengidentifikasi halaman dengan konten "scammy" atau penipuan dan mencegahnya muncul di hasil pencarian.

Sebelumnya, The Verge melaporkan perkembangan tersebut menambahkan bahwa mereka melihat tanda centang biru terverifikasi di sebelah tautan situs resmi untuk perusahaan termasuk Microsoft (MSFT.O), Meta (META.O), dan Apple (AAPL.O), pada hasil pencarian. Hanya beberapa pengguna yang dapat melihat fitur tersebut, kata The Verge, yang mengindikasikan bahwa Google belum meluncurkan uji coba tersebut secara luas.

Dalam laporan The Verge, Google sedang bereksperimen dengan fitur verifikasi baru di pencarian yang seharusnya memudahkan pengguna untuk menghindari mengklik tautan situs web palsu atau penipuan. Beberapa orang melihat tanda centang biru terverifikasi di samping tautan bisnis di hasil pencarian Google yang mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut seperti Meta atau Apple adalah asli, dan bukan peniru yang mencoba mengambil keuntungan dari merek yang sudah dikenal.

Rekan saya, Jay Peters, melihat tanda centang di sebelah tautan situs resmi untuk Microsoft, Meta, Epic Games, Apple, Amazon, dan HP, tetapi ini tidak lagi ditampilkan setelah dia masuk ke akun Google yang berbeda yang berarti eksperimen ini belum diluncurkan secara luas.

"Mengarahkan kursor ke tanda centang akan menampilkan pesan yang menjelaskan 'Sinyal Google menunjukkan bahwa bisnis ini adalah bisnis yang sesuai dengan apa yang dikatakannya', yang ditentukan oleh hal-hal seperti verifikasi situs web, data Merchant Center, dan ulasan manual,"menurut Shaheen.

Eksperimen pencarian baru ini tampaknya merupakan perpanjangan dari fitur Brand Indicators for Message Identification (BIMI) milik Google, yang digunakan untuk menampilkan tanda centang di web dan aplikasi seluler Gmail di samping pengirim yang telah mengadopsi platform verifikasi. Google belum secara resmi mengumumkan tanda centang pencarian, atau mengatakan kapan (atau jika) lebih banyak pengguna dapat melihat fitur tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.