
Geng Kriminal Kembali Lancarkan Serangan di Ibu Kota Haiti
Warga di sebuah kawasan di Ibu Kota Port-au-Prince, Haiti, mengungsi untuk menyelamatkan diri dari amukan geng kriminal pada Kamis (20/2) pekan lalu. Pada Selasa (25/2) dini hari, geng-geng kriminal kembali merajalela dan menyerang sebuah kawasan di Port-
Foto: AFP/Clarens SIFFROYPORT-AU-PRINCE - Geng-geng kriminal bersenjata kembali melancarkan serangan baru di ibu kota Haiti sebelum fajar pada Selasa (25/2) lalu. Serangan itu menewaskan penduduk di kawasan Delmas 30 dan menyebabkan lebih banyak penduduk mengungsi karena geng-geng tersebut terus beroperasi tanpa kendali di negara Karibia tersebut.
Lebih dari 1 juta warga Haiti dilaporkan telah mengungsi di dalam negeri karena konflik selama bertahun-tahun di mana geng-geng kriminal bersenjata yang didanai dengan baik dan bersekutu telah memperluas dan memperkuat kendali mereka atas sebagian besar ibu kota dan daerah sekitarnya.
Direktur program kelompok hak asasi lokal RNDDH, Rosy Auguste Ducena, mengatakan organisasinya belum dapat memperkirakan jumlah korban tewas, tetapi ada laporan beberapa orang terbunuh atau ditembak, dan beberapa rumah dibakar.
"Menurut informasi yang kami terima, gerombolan bersenjata itu sedang mengamuk. Mereka menyerang beberapa daerah secara bersamaan, dan modus operandinya selalu sama: pembunuhan, pembakaran, luka tembak, pemerkosaan, dan sebagainya," kata Ducena.
Jimmy Cherizier, seorang mantan polisi, kini memimpin koalisi geng Viv Ansanm yang ingin menjadi kelompoknya sebagai partai politik di Haiti. SB/ST/I-1
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"