Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gen Z Perlu Kurikulum Khusus

📅 Senin, 27 Mei 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Gen Z Perlu Kurikulum Khusus Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Rektor Universitas Tarumanagara (Untar), Agustinus Purna Irawan, dalam acara Wisuda Untar ke 83, di Jakarta, Sabtu (25/5).

JAKARTA - Rektor Universitas Tarumanagara (Untar), Agustinus Purna Irawan, mengatakan generasi Z membutuhkan kurikulum khusus untuk menyiapkan mereka lebih adaptif terhadap dunia kerja. Menurutnya, generasi Z menyenangi proses pembelajaran berbasis proyek.

"Menghafal, oh belum tentu mau dia (gen Z). Tapi kalau case atau project, dia bisa cari itu dengan cepat. Dalam waktu singkat, misalnya suruh menyajikan apa, dia cepat sekali," ujar Agustinus, usai acara Wisuda Untar ke 83, di Jakarta, Minggu (26/5).

Dia menjelaskan, di Untar sendiri teknologi dihadirkan untuk mendukung perkuliahan. Hal tersebut mempertimbangkan Gen Z yang cenderung cakap dalam mengoperasikan teknologi.

Agustinus menambahkan, pihaknya saat ini memiliki kurikulum yang sesuai zaman serta berbasis kompetensi agar lulusan bisa bekerja, berkarya, atau berwirausaha. Perkuliahan juga lebih diperbanyak pada praktik.

"Jadi kalau misalnya ada teoritik selama 4 kali pertemuan, kemudian sisanya 2 kali pertemuan lagi diskusi tentang bagaimana implementasi, diskusi bagaimana kasus-kasus, proyek, dan seterusnya," jelasnya.

Angka Pengangguran

Terkait adanya temuan Badan Pusat Statistik yang menyebut 10 juta Gen Z menganggur, dia menilai data tersebut mesti diklasterisasi terlebih dulu untuk menemukan soslusi yang tepat. Pasalnya, banyak aktivitas Gen Z terutama dalam pemanfaatan media sosial yang dapat menghasilkan pendapatan.

Dia menilai, untuk kelompok Gen Z yang menganggur tidak memiliki tingkat pendidikan yang memadai, maka perlu diberi pelatihan. Dalam proses ini, pemerintah bisa menggandeng perguruan tinggi.

Kepala Lembata Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah 3, Toni Toharudin, menilai kampus mesti terus mengevaluasi proses pembelajaran dan kurikulum. Hal tersebut agar lulusan bisa cepat terserap lapangan kerja.

"Kita tetap bisa mengevaluasi diri tentang pelaksanaan pembelajaran di kampus dan juga target-target kualitas lulusan kampus," ucapnya.ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.