Koran-jakarta.com || Sabtu, 29 Mar 2025, 15:20 WIB

Cuaca Buruk, BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Banten

  • BMKG
  • gelombang tinggi

LEBAK - Peringatan dini tinggi gelombang laut Banten mencapai 2,5 meter, juga potensi hujan sedang yang disertai kilat/petir dan angin kencang.

Cuaca Buruk, BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Banten

Ket. Tinggi gelombang di Pesisir Selat Sunda Barat Pandeglang,Banten berkisar antara 1,25-2,5 meter, nelayan diminta waspada.

Doc: Antara Cuaca Buruk, BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Banten

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Serang, Sabtu (29/3), menyebutkan potensi tinggi gelombang laut Banten sepanjang hari ini berkisar antara 1,25 sampai 2,5 meter.

Potensi cuaca buruk di laut Banten itu meliputi Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.

Selain itu potensi hujan sedang yang disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Tengah dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Barat.

BMKG menyarankan keselamatan bagi pelaku pelayaran mulai perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri, agar mewaspadai jika tiupan angin kencang dan gelombang tinggi.

Selain itu wisatawan pada akhir pekan yang mengunjungi perairan laut Banten agar tidak berenang di sekitar pesisir pantai untuk mencegah kecelakaan laut.

Begitu juga masyarakat diimbau waspada hujan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, karena berdampak menimbulkan bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Suhu udara 23 - 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 60 – 95 persen dan tiupan angin bergerak dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 05 – 35 km/jam.

Sedangkan pagi, siang, sampai malam hari sebagian besar wilayah Banten berawan hingga hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pelaku pelayaran yang menggunakan kapal feri, tongkang, dan kapal/perahu nelayan, di pesisir selatan Lebak tetap mewaspadai gelombang tinggi.

Selain itu juga masyarakat waspada hujan sedang disertai angin kencang kencang dan petir/kilat, karena bisa menyebabkan banjir dan longsor.

"Kami minta warga siaga dan waspada menghadapi cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Like, Comment, or Share:

Tulisan Lainnya dari Lili Lestari

Artikel Terkait