Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Keamanan Negara -- Mempertahankan Sama Pentingnya dengan Meraih Kemerdekaan

Ancaman Militer Jauh Berkurang

Foto : Istimewa

Menko Polhukam Mahfud MD

A   A   A   Pengaturan Font

"Ini adalah bentuk kolaborasi masyarakat sipil dan militer yang dirancang Sultan Hamengkubuwono IX dan Panglima Jenderal Besar Sudirman. Kemudian, dilaksanakan bersama TNI dan rakyat Yogyakarta," kata mantan menteri pertahanan ini.

Mahfud menekankan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan sama pentingnya dengan meraih kemerdekaan. Hal ini tecermin jelas dalam Serangan Umum 1 Maret. Mempertahankan kemerdekaan memerlukan peran serta dan kerja sama.

"Kala itu, awal Maret 1949, Sultan mendengar akan diselenggarakan rapat Dewan Keamanan PBB soal Indonesia dan Belanda. Sultan mengirim surat ke Panglima Sudirman untuk melakukan Serangan Umum guna mengusir Belanda. TNI dan laskar rakyat berhasil menguasai Yogyakarta selama 6 Jam," tambah Mahfud.

Mahfud mengungkapkan, meski Serangan Umum 1 Maret hanya 6 jam, manfaatnya terasa lebih dari 75 tahun hingga kini. "Serangan itu efektif mematahkan argumentasi Belanda ke dunia internasional bahwa Indonesia sudah tidak ada dan tidak berjalan efektif. Ini merupakan pembuktian ke internasional bahwa Indonesia masih ada. Belanda melakukan agresi bukan sekadar aksi polisional semata," papar Mahfud.

Teroris Ditangkap
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Antara, Haryo Brono

Komentar

Komentar
()

Top